Moneter.id – Bisnis kedai kopi di Indonesia semakin berkembang dari tahun ke tahun.
Hal ini dikarenakan minuman kopi sudah gaya hidup (lifestyle) banyak orang di Tanah Air. Melihat perkembangannya yang terus meningkat, bisnis
kedai kopi bisa menjadi peluang yang sangat besar dan menjanjikan bagi para
pelaku usaha.
Dilansir dari Franchiseglobal.com,
Selasa (25/12) berikut tiga pilihan bisnis kedai kopi yang paling diminati
dan menjanjikan di Indonesia:
Pertama, Kedai
Kopi Kapal Api. Kedai
kopi di bawah naungan PT. Santos Jaya Abadi ini menawarkan kemitraan dengan dua
konsep, yaitu konsep booth dengan
nilai investasi Rp10 juta dan konsep coffee
corner Rp75 juta.
Untuk yang
konsep booth, diperkirakan untuk
waktu balik modal bisa mencapai 6 sampai 12 bulan. Sementara untuk yang coffee corner, bisa hingga 1 tahun
sampai dengan 2 tahun. Tidak ada royalty
fee, manajemen fee, maupun
franchise fee yang dibebankan oleh mitra mengingat Kedai Kopi Kapal Api sendiri
konsep bisnisnya adalah kemitraan.
Kedua, Kopi Oey.
Kedai kopi besutan Almarhum Bondan Winarno ini merupakan salah satu kedai kopi
yang menawarkan kerjasama melalui sistem kemitraan. Dimana untuk pengelolaannya
sendiri ada di pusat dengan sistem bagi hasil.
Nilai
investasi yang dibutuhkan untuk bisa bergabung dengan jaringan bisnis ini
sekitar Rp500 jutaan. Selain itu, mitra juga harus menyiapkan dana lisensi fee sebesar Rp225 juta/7 tahun atau
Rp300 juta/10 tahun (diluar pajak) yang harus dibayarkan lunas pada saat
penandatanganan perjanjian kerjasama. Dimana dana lisensi itu sendiri tidak
bisa dikembalikan.
Ketiga, Coffee Toffee. Kedai kopi asal Surabaya ini menawarkan
waralaba dengan total investasi berkisar antara Rp 600 juta sampai Rp 1,5
miliar yang mencakup keseluruhan biaya investasi sampai Ready to run di luar biaya lokasi.
Sementara
untuk lama Break Even Point
(BEP), pioneer franchise coffee shop di
Indonesia ini menargetkan setengah masa kontrak atau selama 2,5 tahun.
Kedai kopi
yang satu ini sudah memiliki pengalaman sejak tahun 2006, dan sudah banyak
mendapatkan pengakuan berupa penghargaan baik dari industri franchise,
pemerintah maupun organisasi internasional.




