Sabtu, Maret 7, 2026

Kantongi Rp536 miliar di 2018, Laba Standard Chartered Naik 371 Persen

Must Read

Moneter.id – Standard Chartered (Standchart)
berhasil meraih laba bersih sebesar Rp536 miliar di 2018. Laba itu meningkat
sebesar 371% dibandingkan tahun 2017.

Chief
Executive Officer
(CEO) Standchart, Rino Donosepoetro mengatakan
pencapaian ini tertinggi sejak 2014. Pada tahun lalu, merupakan salah satu milestones penting dalam upaya kami
mencapai aspirasi sebagai Bank Internasional terbaik di Indonesia.

Selain pencapaian kinerja finansial, Standard
Chartered juga mendukung program pemerintah menumbuhkan sektor ekspor dan
mendukung investasi asing ke Indonesia. Sementara itu, pengelolaan manajemen
likuiditas yang baik juga membuahkan hasil yakni peningkatan rasio net interest margin (NIM) dari 4,26%
menjadi 4,385%.

Pengeluaran
beban operasional Standard Chartered tumbuh sebesar 6% di tahun 2018.
Pencapaian ini didukung oleh upaya peningkatan digitalisasi dan efisiensi
proses internal menjadi simple better,
faster. Efisiensi biaya menghasilkan
penurunan Cost to Income ratio (CIR)
menurun ke level 65% dari 68% di tahun lalu.

Sementara
itu, Standchart hingga akhir tahun 2018 berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp
32,2 triliun atau tercatat meningkat 17% (yoy)
bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 27,5 triliun.
Menurutnya penyaluran kredit masih akan terus tumbuh seiring dengan pertumbuhan
ekonomi nasional.

“Peningkatan penyaluran kredit (loan book) sebesar 17% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan
ini juga didukung oleh perbaikan kualitas aset,” kata Rino.

Bank
juga terus berpartisipasi dalam mendukung perkembangan ekonomi Indonesia dengan
penyaluran kredit kepada UMKM berbasis ekspor yang mencapai 23% dari total
penyaluran kredit. jumlah ini meningkat secara signifnkan dibandingkan dengan
tahun lalu sebesar 13%.

Selain itu, pihaknya juga terus bertekad menurunkan
rasio kredit bermasalah dengan terus melakukan restrukturisasi. Hingga akhir
tahun 2018 saja tercatat non performing loan
(NPL) Standchart telah mencapai 2,2%.

“Kesehatan kredit temermin dari rasio NPL yang turun
ke 2,22% di tahun 2018 dari sebelumnya 3,90% di tahun 2017,” paparnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

LPEI Catat Penyaluran PKE Rp13,5 Triliun pada 2025, Naik 85 Persen

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mencatatkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sepanjang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img