Senin, Maret 2, 2026

Produsen Alas Kaki Indonesia dan Australia Sepakat Kontrak Kerja Sama Senilai USD 5 Juta

Must Read

Moneter.id – Pemerintah Indonesia melalui Indonesian
Trade Promotion Center (ITPC) Sydney memfasilitasi penandatanganan kontrak
kerja sama antara produsen alas kaki PT Wangta Agung dari Indonesia dengan
Urban Footwear Pty Ltd dari Australia senilai USD 5 juta
dengan durasi selama
lima tahun
kedepan.

Penandatanganan kontrak kerja sama
dilakukan Direktur PT. Wangta Agung, Lai Hermanto dan Managing Director Urban
Footwear Pty. Ltd, Nik Gauganovski yang disaksikan oleh Konsul Jenderal
Republik Indonesia (Konjen RI) Sydney Heru Hertanto Subolo di kantor ITPC
Sydney, Australia pada 1 Maret 2019 lalu.

“Pemerintah
Indonesia sangat mendukung pelaku usaha nasional untuk melakukan penetrasi dan
perluasan pasar ke negara lain, khususnya Australia. Sebagai negara tetangga,
kedekatan lokasi geografis antara Indonesia dengan Australia dapat
meminimalisasi biaya logistik,”
kata Kepala ITPC
Sydney Agung Haris Setiawan
diketerangan
resmi yang diterima Moneter.id, Selasa (5/03)
.

Urban Footwear Pty Ltd merupakan
produsen sekaligus importir sepatu di New South Wales, Australia yang memasok
sepatu kelas menengah ke seluruh Australia, Selandia Baru, dan negara-negara
Kepulauan Pasifik.

PT Wangta Agung mengekspor sepatu ke
Australia melalui sistem produk Original Equipment Manufacturer (OEM).
Dengan sistem OEM, PT Wangta Agung memasok produk dengan menggunakan merek
dagang perusahaan yang bekerja sama dengan Urban Footwear Pty. Ltd.

“Sistem
ekspor ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi PT Wangta Agung sebagai
pemilik merek alas kaki Ardiles menuju ke pasar Australia, Selandia Baru, dan
negara-negara Kepulauan Pasifik,”
tandas
Agung.

Konjen Heru menambahkan, ITPC Sydney dan
Konjen RI Sydney akan selalu membantu kedua perusahaan dalam melakukan ekspor
dan impor.

“Diharapkan
dalam lima tahun ke depan, nilai kontrak antara kedua perusahaan dapat
meningkat seiring dengan semakin banyaknya permintaan pasar Australia atau
importir Urban Footwear Pty. Ltd untuk produk sepatu buatan Indonesia di
tingkat pengelola toko modern
(retailer) di Australia,” pungkasnya.

Berdasarkan data statistik yang sudah
diolah Kementerian Perdagangan
(Kemendag),
ekspor alas kaki periode Januari

hingga
September 2018 senilai USD 70 juta.
Nilai ini naik 8,58
%
dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang senilai USD 64 juta.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ancaman Obesitas Menghantui Usia Produktif di Indonesia

Masalah berat badan berlebih di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar urusan estetika menjadi ancaman kesehatan yang nyata, terutama...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img