Sabtu, Maret 7, 2026

Kemenperin Dorong Kerja Sama Industri 4.0 dengan Taiwan

Must Read

Moneter.id – Kementerian
Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan teknologi di sektor industri,
salah satu upayanya dengan mendirikan
pusat kemampuan digital (Digital Capability Center/DCC). Fasilitas ini akan dibangun sebagai bagian dari implemetasi
peta jalan Making Indonesia 4.0 guna meningkatkan produktivitas dan daya saing
sektor
manufaktur di
era industri 4.0.

“Rencana itu sedang
dikonsepkan, dan dua tahun ke depan kita akan punya DCC yang bekerja sama
dengan perusahaan konsultan manajemen multinasional McKinsey. Fasilitas ini
perlu dibangun seiring dengan upaya pengembangan industri ke arah teknologi
4.0, karena di dalam negeri perlu dibangun juga device, network, dan application (DNA),” kata Menteri
Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (24/5).

Airlangga menyebutkan,
pembangunan DCC juga bakal berkolaborasi dengan lembaga penelitian dan
pengembangan teknologi di Taiwan bernama Industrial Technology Research Institute
(ITRI). “Modelnya mungkin akan mirip dengan DCC yang sudah ada di Singapura. Kerja
sama lebih lanjut antara ITRI dengan Kemenperin, terus kami follow-up,” ungkapnya.

Menurut
Airlangga, pembangunan DCC
diharapkan
dapat
dimanfaatkan
oleh
pelaku industri yang belum menerapkan digitalisasi terutama sektor industri kecil dan menengah (IKM).
Menyongsong era industri 4.0
, Kemenperin telah menunjuk proyek percontohan atau lighthouse industry bagi lima sektor
unggulan yang ditetapkan di dalam Making Indonesia 4.0.

“Lima sektor
besar prioritas pengembangan industri 4.0 pendekatannya menggunakan sector based. Pada sektor tersebut, akan
diimplementasikan smart factory
dengan implementasi internet of things
(IoT), big data, digital printing dan tools
lainnya yang merupakan bagian industri 4.0,” terangnya.

Beberapa
perusahaan yang sudah menjadi percontohan dalam implementasi industri 4.0
, yaitu (1) PT. Indolakto untuk sektor industri makanan
dan minuman, (2) PT. Pupuk Kaltim untuk sektor industri kimia, (3) PT. Pan
Brothers, Tbk untuk sektor industri tekstil dan pakaian, (4) PT. Toyota Motor
Manufacturing Indonesia untuk sektor industri otomotif, serta (5) PT. Hartono
Istana Teknologi untuk sektor industri elektronika.

Perusahaanperusahaan tersebut merupakan
penerima
penghargaan INDI 4.0
yang digagas Kemenperin
. “Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) merupakan indeks acuan bagi industri dan
pemerintah dalam mengukur tingkat kesiapan industri bertransformasi menuju
industri 4.0 di Indonesia
,” jelas Menperin.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img