Rabu, Januari 28, 2026

Indonesia-Belanda Sepakat Dorong Ekspor Produk Dekorasi Rumah Tanah Air ke Eropa

Must Read

Moneter.id – Pemerintah
Indonesia dan Belanda menandatangani
Letter of Intent (LOI) untuk
mendorong pengembangan ekspor produk dekorasi rumah Tanah Air ke pasar Eropa.

“Kerja sama ini bertujuan memperkuat kapasitas
Indonesia di sektor produk dekorasi rumah, khususnya untuk meningkatkan daya
saing ekspor dan tanggung jawab sosial dari usaha kecil dan menengah (UKM)
Indonesia sehingga lebih mudah masuk pasar Eropa,”
kata Direktur Jenderal
Pengembangan Ekspor Nasional Arlinda, saat menandatangani kerja sama dengan
manajer tim Centre for the Promotion of Imports from Developing Countries (CBI)
Liesbeth Aben di Den Haag, Belanda, Selasa (23/7).

Program
kerja sama Kemendag dengan CBI terdiri dari beberapa tahapan. Pada tahap
pertama, perusahaan yang telah mendaftar akan diseleksi melalui sistem audit
yang ketat. Perusahaan yang terpilih akan menjalani program pembinaan ekspor
yang meliputi bimbingan teknis dan pelatihan, program-program pelatihan terkait
pemahaman pasar Eropa, serta pengembangan kinerja tanggung jawab sosial.

Selanjutnya,
proses seleksi akan fokus kepada peningkatan strategi penetrasi pasar bagi UKM
untuk dapat memasuki pasar Eropa. Pada tahap ini, UKM akan difasilitasi untuk
mengikuti berbagai kegiatan pemasaran seperti partisipasi pada pameran, misi
dagang bisnis ke bisnis (b2b), atau pemasaran daring.

“Pelaku UKM kita khususnya dari sektor dekorasi
rumah akan mendapat kesempatan untuk dibina secara langsung dari tenaga ahli
CBI Belanda. Hal ini tentu sangat menguntungkan karena bisa mendapatkan
informasi lengkap dan terkini dari perspektif pembeli,”
lanjut Arlinda.

Pendaftaran
program pembinaan ini telah dibuka dan akan ditutup pada 31 Agustus 2019.
Kriteria yang ditentukan bagi perusahaan yang akan mengikuti program ini yaitu
UKM Indonesia dengan fokus produk dekorasi rumah berbahan kayu, rotan dan serat
alami lainnya, merupakan perusahaan siap ekspor, memiliki saham minimal 51%,
memiliki karyawan sebanyak 5-500 orang, serta telah memiliki program tanggung
jawab sosial perusahaan (CSR) yang dapat dikembangkan.

“Kemendag dan CBI telah menjadi mitra kerja yang
sangat baik untuk program pengembangan ekspor di Indonesia. Melalui program
sebelumnya, kami mendapat testimoni dari para perusahaan binaan yang menyatakan
manfaat besar yang diperoleh setelah mengikuti program pelatihan ekspor dari
CBI,”
pungkas
Arlinda.

Produk
dekorasi rumah Indonesia masih berpeluang besar di pasar Eropa. Total ekspor
sektor ini ke kawasan Eropa mencapai USD 502,9 juta pada 2018.

Belanda
menempati peringkat pertama sebagai pasar terbesar produk dekorasi rumah dengan
pangsa pasar sebesar 21,70% dengan tren yang terus meningkat yaitu tercatat
sebesar 3,4% dalam 5 tahun terakhir.

Selanjutnya,
pasar terbesar kedua dan ketiga produk dekorasi rumah Indonesia adalah Inggris
dan Jerman dengan pangsa pasar masing-masing 15,36% dan 14,96%.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

YKK AP Indonesia Hadirkan Jendela Alumunium ber-SNI Lewat Pembukaan Showroom di Medan

YKK AP Indonesia terus menghadirkan produk bahan bangunan unggulan yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebagai produsen bahan bangunan nasional...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img