Minggu, Maret 1, 2026

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Nasional Melambat di Kuartal III/2019

Must Read

Moneter.id – Pertumbuhan ekonomi nasional hanya 5,02% secara
tahunan pada kuartal III/2019. Realisasi tersebut melambat dibandingkan kuartal
III/2018 sebesar 5,17%. Capaian tersebut juga lebih rendah dari kuartal II 2019
yang mencapai 5,05%.


Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto
mengungkapkan pertumbuhan ekonomi secara kuartal tercatat 3,06%. Angka tersebut
juga melambat dibandingkan dengan kuartal III 2018 yang sebesar 3,09%. 

“Secara kumulatif ekonomi melambat jika dibandingkan dengan kuartal
II/2019 yang meningkat 5,05% dan kuartal III/2018 sebesar 5,17%,” katanya,
Selasa (5/11).

Lanjut Suhariyanto, dari sisi lapangan usaha, sektor jasa lainnya mencatat
pertumbuhan tertinggi, yakni 10,72% secara tahunan. Namun, karena porsinya
terhadap PDB hanya sekitar 1,95%, kontribusinya tak signifikan mendongkrak
pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, porsi sektor manufaktur masih
dominan terhadap PDB dengan nilai 19,62%. Kendati demikian, pertumbuhannya
hanya tercatat 4,15%, melambat dari periode yang sama tahun lalu 4,35%. Detailnya,
industri batu bara dan pengolahan migas turun 1,4%.

Suhariyanto menjelaskan harga minyak mentah
Indonesia (ICP) pada kuartal III/2019 turun 16,5% dibandingkan ICP pada kuartal
III/2018. Penurunan juga terjadi pada harga batu bara yang merosot 42,07% dan
minyak sawit yang terkoreksi 6,85%.

“Pada kuartal III/2019 harga komoditas
migas dan non migas di pasar internasional turun secara kuartal dan
tahunan,” pungkas Suhariyanto.




- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img