Moneter.id – Direktur
Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati
Wibawaningsih menyampaikan, pihaknya berharap perkembangan e-Commerce akan
menjadi gerbang bagi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dalam negeri untuk
melakukan transformasi dengan menggunakan alat promosi digital, sistem
informasi digital, pembayaran digital, serta manajemen relasi dengan pelanggan
secara digital pula.
“Dalam
era digital seperti sekarang, transisi proses jual beli konvensional menjadi
jual beli online semakin berkembang. Tidak hanya untuk produk berupa barang,
bahkan jasa. Karena itu kami melihat industri e-commerce menjanjikan potensi pasar yang sangat besar,” jelasnya disiaran pers
yang diterima Moneter.id, Senin (11/11).
Gati
menambahkan, untuk membantu para pelaku IKM dalam menangkap peluang sekaligus
menghadapi tantangan saat munculnya banyak
e-Commerce, sejak 2017, Kemenperin telah meluncurkan program e-Smart IKM yang melibatkan marketplace digital di Tanah Air sebagai
salah satu infrastruktur pendukung.
“Kami
telah melaksanakan workshop e-Smart
IKM yang diikuti sebanyak 10.038 peserta, dan hingga saat ini total transaksi
penjualan yang dihasilkan mencapai Rp3,27 Miliar,” ungkapnya.




