Senin, Januari 26, 2026

Gudang SRG Rumput Laut di Makassar Permudah Ekspor Bagi Petani

Must Read

Moneter.id – Sistem Resi Gudang (SRG) rumput laut di Kawasan
Pergudangan Parangloe Indah milik PT Asia Sejahtera Mina di Makassar, Sulawesi
Selatan berhasil membantu para petani untuk mengekspor komoditas tersebut.

“Gudang SRG rumput laut di Makassar telah berhasil
memberikan manfaat kepada para petani dengan berupa nilai tambah atas komoditas
rumput laut. Saat komoditas rumput laut yang disimpan di Gudang SRG memenuhi
kecukupan pasokan, standar kualitas, dan harga yang kompetitif, komoditas dapat
dijual kepada para importir di luar negeri,” ujar Kepala Badan Pengawasan
Perdagangan Berjangka Komoditi Tjahya Widayati 
disiaran pers yang diterima Moneter.id, Kamis (26/12).

Gudang SRG tersebut dikelola PT. Wahana Pronatural Tbk.
mulai semester II/2019. Hingga November 2019, telah diterbitkan 2 resi
gudang untuk 300 ton rumput laut senilai Rp7,050 miliar dengan pembiayaan lebih
dari Rp4,93 miliar melalui Bank BJB.

Sebelumnya, gudang SRG ini dikelola Koperasi Serikat
Pekerja Merdeka Indonesia (Kospermindo). Maret 2019, Gudang SRG ini telah
menerbitkan 8 Resi Gudang untuk periode Maret 2018 950 ton rumput laut senilai
Rp8,55 miliar dengan pembiayaan mencapai Rp5,35 miliar melalui Bank BJB dan
PKBL PT Kliring Berjangka Indonesia.

Tjahya menegaskan, untuk mendorong peningkatan ekspor
rumput laut, Kemendag terus berupaya menyederhanakan prosedur dan menekan biaya
pengujian mutu rumput laut dalam SRG.

“Pemerintah akan berkoordinasi dengan Badan
Karantina Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai salah satu Lembaga
Penilaian Kesesuaian Uji Mutu Ikan dalam SRG,” kata Tjahya.

Berdasarkan data statistik perdagangan dari Trade Statistics For International Business
Development
, total ekspor produk agar-agar dari rumput laut dengan kode HS
1302.31 pada 2018 tercatat sebesar USD 14,619 juta.

Ada lima negara yang menjadi tujuan ekspor utama produk
agar-agar dari rumput laut pada tahun 2018 yaitu Jepang sebesar USD 3,298 juta;
Italia sebesar USD 2,077 juta; Tiongkok sebesar USD 1,555 juta; Rusia sebesar
USD 1,443 juta; dan Jerman sebesar USD 1,387 juta.

Produk lainnya yang diolah dari rumput laut adalah
karaginan dengan HS 1302.39. Produk tersebut berhasil diekspor Indonesia ke
berbagai negara. Total ekspor karaginan pada akhir 2018 mencapai USD 71,20 juta
atau meningkat sebesar 87,03% dari tahun sebelumnya.

Lima negara yang menjadi tujuan ekspor Indonesia adalah
Tiongkok sebesar USD 28,359 juta, Amerika Serikat sebesar USD 9,042 juta,
Jepang sebesar USD 5,09 juta, Belanda sebesar USD 4,618 juta, dan Inggris
sebesar USD 4,264 juta.

Keberadaaan SRG, lanjut Tjahya, berperan vital dalam
menjaga ketersediaan pasokan (secure of
supply
). Selain itu, SRG juga menjaga stabilitas harga dalam membantu
menaikkan posisi tawar petani dan produsen jika harga komoditas mengalami
penurunan pada saat musim panen.

“SRG membantu pembiayaan bagi petani dengan subsidi
bunga sebesar 6% per tahun serta membantu akses pasar bagi komoditas baik di
dalam negeri maupun untuk keperluan ekspor,” imbuh Tjahya.

Tjahya mengatakan, SRG merupakan instrumen tunda jual
yang menguntungkan petani. Hal tersebut karena komoditas yang disimpan petani
di SRG dapat dijual kembali pada saat harga sudah naik di pasaran.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img