Moneter.id – PT Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Utara (Bank Sumut) tengah menyiapkan diri melakukan penawaran
saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) kepada publik di Bursa Efek
Indonesia (BEI). Aksi korporasi itu direncanakan bisa dilakukan pada tahun 2021
mendatang.
“IPO
dilakukan untuk mempercepat peningkatan permodalan perseroan,” ujar
Direktur Utama Bank Sumut M Budi Utomo, di Medan, Minggu (5/1/2020).
Katanya, untuk kesiapan IPO,
manajemen Bank Sumut terus mempersiapkan diri termasuk sudah belajar ke bank
BJB yang sudah IPO lebih dulu.
“Belajar dari BJB, karena
bank ini tercatat merupakan bank pembangunan daerah (BPD) pertama yang
melakukan IPO dan sekarang merupakan bank daerah yang terbesar di
Indonesia,” ujarnya.
Tegasnya lagi, sebagai sesama
BPD, Bank Sumut tidak menilai BJB sebagai rival. Namun lebih kepada wujud
sinergi untuk bisa berkolaborasi agar dapat saling memajukan bank daerah
sebagai fundamental perekonomian khususnya dalam menghadapi pasar bebas
perbankan dan kemunculan bank bank asing di Indonesia.
“Selain meningkatkan akses
permodalan, IPO Bank Sumut diharapkan menaikkan brand image, meningkatkan
pengelolaan GCG serta meningkatkan valuasi perusahaan,” ujar Budi.
Selain belajar dengan BJB, Bank
Sumut juga melakukan persiapan internal lainnya seperti menyiapkan sumber daya
manusia, teknologi termasuk branding dan promosi. “Bank BJB siap mendukung
Bank Sumut untuk IPO,” tutup Budi Utomo.




