Minggu, Maret 1, 2026

Anabatic Technologies Catat Kenaikan Rugi Bersih Jadi Rp17,8 Miliar

Must Read

Moneter.id
PT Anabatic Technologies
Tbk (ATIC) membukukan peningkatan rugi peridoe berjalan kepada pemilik entitas
induk menjadi Rp 17,8 miliar
di kuartal pertama 2020. Angka ini meningkat
dibandingkan p
eriode
yang sama tahun lalu
sebesar Rp
13,25 miliar.

Perseroan menjelaskan, peningkatan rugi bersih dipicu atas kenaikan beban
pajak. Kondisi ini berbalik dengan perolehan penjualan perseroan yang naik neto
4,28% menjadi Rp 1,46 triliun, dibandingkan dengan kuartal pertama 2019
sebanyak Rp 1,40 triliun.

“Pendapatan tersebut terdiri atas penjualan sektor produk Rp 1,07 triliun,
sektor jasa Rp 377,36 miliar, sektor sewa Rp 7,45 miliar, dan lain-lain sebesar
Rp 1,61 miliar,” tulis perseroan diketerangan resminya, Kamis (2/7/2020).

Tulis perseroan, untuk beban pokok penjualan turun menjadi Rp 1,20 triliun,
dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,21 triliun.

Dengan demikian, laba bruto yang didapatkan di triwulan I-2020 menjadi Rp
259,44 miliar dari semula Rp 184,81 miliar dan beban usaha naik menjadi Rp
183,03 miliar dari sebelumnya Rp 157,29 miliar.

Kemudian laba usaha terkerek naik 177,65% atau menjadi 76,41 miliar, naik
dari laba usaha periode sama tahun sebelumnya Rp 27,52 miliar.

Peningkatan ini juga diikuti oleh beban lain-lain meningkat menjadi Rp
66,82 miliar dari semula Rp 23,94 miliar, dan laba sebelum pajak juga terangkat
menjadi Rp 9,59 miliar atau naik 167,87% dari kuartal I-2019, yakni 3,58
miliar.

Sementara itu, beban pajak penghasilan mengalami peningkatan tajam sejumlah
Rp 16,28 miliar atau naik 74,49% dari periode sama tahun lalu yakni Rp 9,33
miliar.

Alhasil, ini membuat rugi neto periode berjalan yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk meningkat menjadi Rp 17,48 miliar, atau terangkat
31,92% dari kuartal I-2019 yang tercatat Rp 13,25 miliar.

Secara total aset, hingga periode 31 Maret 2020 perseroan mencatatkan
peningkatan menjadi Rp 4,76 triliun apabila dibandingkan dengan periode 31
Desember 2019 yang memperoleh Rp 4,61 triliun.

Kemudian total liabilitas juga meningkat menjadi Rp 3,82 triliun dari
semula Rp 3,67 triliun dan total ekuitas naik menjadi Rp 943,66 miliar dari
sebelumnya Rp 932,02 miliar.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img