Minggu, Januari 25, 2026

Raup Rp6,003 Triliun, Laba Bersih United Tractors Anjlok 46,93 Persen di 2020

Must Read

Moneter.id
 PT United Tractors Tbk
(UNTR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,003 triliun pada tahun
2020. Laba ini turun 46,93% dibanding akhir tahun 2019 yang mencatat laba
bersih sebesar Rp11,31 triliun.

Alhasil, laba per saham dasar turun menjadi
Rp1.609, sedangkan akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp3,033.

“Total pendapatan bersih sepanjang tahun 2020
sebesar Rp60,34 triliun atau turun 28,53% dibanding tahun 2019, yang tercatat
sebesar Rp84,43 triliun,” tulis keterangan resmi UNTR di Jakarta, Kamis (25/2).

Tulisnya, untuk beban pokok pendapatan tercatat
sebesar Rp47,35 triliun atau turun 25,39% dibanding akhir tahun 2019 yang
tercatat sebesar Rp63,19 triliun. Sehingga, laba kotor turun 42,85%
menjadi Rp12,98 triliun.

Pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp63,14 triliun
atau tumbuh 3,27% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar
Rp61,11 triliun. Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp36,65 triliun
atau turun 28% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp50,6
triliun.

Sehingga aset perseroan tercatat sebesar Rp99,8 triliun
atau turun 10,81% dibanding akhir tahun 2019 yang tecatat sebesar Rp111,71
triliun.

Kemudian arus kas diperoleh dari aktivitas operasi
tercatat sebesar Rp18,55 triliun atau naik 96,8% dibanding akhir tahun 2020
yang tercatat sebesar Rp9,43 triliun.

Tulisnya lagi, penjualan alat berat sepanjang tahun
2020 sebanyak 1.564 unit atau turun 46,5% dibandingkan dengan volume penjualan
pada 2019 sebanyak 2.926 unit.

Dari bisnis pertambangan, UNTR mencatatkan penjualan
batu bara pada 2020 sebesar 9,25 juta ton melalui entitas usahanya PT Tuah
Turangga Agung. Realisasi itu naik 9,31% dibandingkan dengan penjualan 2019
8,46 juta ton.

Selain itu, realisasi penjualan pun berhasil melampaui
target UNTR sepanjang 2020 sekitar 7,5 juta ton hingga 8 juta ton.

Rinciannya, penjualan sepanjang 2020 itu terdiri atas
7,36 juta ton batu bara thermal dan 1,86 juta ton coking coal. Adapun, realisasi penjualan coking coal 2020 berhasil tumbuh baik hingga naik 60% dibanding
penjualan coking coal 2019 yang hanya
sebesar 1,16 juta ton.

Di sisi lain, pertumbuhan kinerja operasional UNTR di
sektor bisnis lainnya tampak tidak sebaik penjualan batu bara. Untuk sektor
kontraktor pertambangan, UNTR melalui PT Pamapersada Nusantara membukukan
volume produksi batu bara dan overburden removal (OB) sepanjang 2020
masing-masing sebesar 114,6 juta ton dan 825 juta bcm.

Pencapaian itu turun dibandingkan dengan periode yang
sama tahun lalu, yaitu terkoreksi 12,65% untuk volume produksi dan turun 16,57%
untuk kinerja OB. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img