Moneter.id
– Platform
solusi keuangan digital, Crowdo dan Bank Neo Commerce (BNC) mengumumkan
kemitraan untuk pembiayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia.
Dilansir dari keterangan resmi Crowdo yang diterima,
Rabu (10/3), sebagai bagian dari kemitraan, BNC akan mendapatkan keuntungan
dari teknologi dan layanan Neobank Crowdo seperti mesin penilaian kredit yang
didukung Artificial intelligence (AI), proses under-writing yang
sepenuhnya digital, dan channel akuisisi.
“BNC akan berkontribusi dalam kemitraan ini dengan
peyediaan likuiditas kredit untuk membiayai pinjaman UKM,” tulisnya.
Diketahui,
pandemi COVID-19 telah meningkatkan kesadaran akan pentingnya digitalisasi
dalam sektor UKM di Indonesia. Sektor Mikro dan UKM (UMKM) mempekerjakan 97%
tenaga kerja dan merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.
Pada saat yang sama, banyak UMKM yang terkena dampak
signifikan melalui pembatasan sosial, penutupan kantor, dan gangguan pasokan.
Pemerintah menyadari bahwa digitalisasi akan memainkan
peran kunci dalam pemulihan sektor UKM serta mengatasi hambatan modal untuk
bisnis-bisnis ini.
Platform digitalisasi UKM Crowdo akan berperan positif
untuk mendukung tujuan pemerintah terhadap digitalisasi UKM.
Kemitraan
diumumkan tepat setelah acara platform Neobank diluncurkan secara publik.
Crowdo Neobank adalah platform pertama yang mengintegrasikan digitalisasi
operasional dengan solusi pembiayaan dan perbankan untuk UKM.
Perwakilan perusahaan di acara tersebut menyoroti
bahwa teknologi yang menggerakkan platform dikembangkan sesuai dengan tren
Neobank terbaru seperti fully digital processes, penggunaan dokumentasi
elektronik, dan AI.
“Kolaborasi
ini adalah bukti inovasi dari Crowdo Neobank kepada UKM dan mitra institusi.
Bank digital dan mitra pendana tidak perlu membangun bisnis dan teknologi UKM
mereka dari awal dan dapat memanfaatkan Crowdo Neobank untuk dampak bisnis yang
langsung dapat dinikmati sejak hari pertama,” kata Nur Vitriani, Chief Operations
Officer Crowdo Indonesia.




