Senin, Januari 26, 2026

Pakai saldo laba, Jaya Real Property bakal buyback 173,90 juta saham

Must Read

Moneter.id – PT
Jaya Real Property Tbk (JRPT) akan membeli kembali atau buyback maksimal 173,90 juta saham atau setara dengan 1,28% dari
modal disetor dan ditempatkan penuh. Emiten properti ini akan menggunakan saldo
laba untuk mendanai buyback tersebut.

“Total dana yang disiapkan untuk merealisasikan aksi
korporasi ini mencapai Rp 100 miliar,” tulis perseroan diketerangan resminya di
Jakarta, Senin (17/5).

Perseroan berharap aksi
korporasi tersebut dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham JRPT,
sehingga harga saham pereroan meningkat.

Selain itu, aksi tersebut bagian dari upaya mewujudkan
struktur permodalan yang efisien, sehingga memungkinkan earning per share (EPS) naik.

Jaya Property menetapkan
periode buyback saham akan digelar
selama 18 bulan sejak persetujuan RUPSLB pada 21 Juni 2021.

Hingga Maret 2021, Jaya Property memiliki saldo laba
yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp 6,75 triliun. Perseroan juga
memiliki 182,57 juta saham treasury
hasil buyback. Jumlah saham ini
setara dengan 1,33% dari modal disetor.

Manajemen Jaya Real
Property sebelum berniat untuk menambah kegiatan usaha bidang konservasi alam
Oceanarium. Kegiatan usaha meliputi pemeliharaan tumbuhan dan biota laut yang
digunakan sebagai sarana, penelitian, pelestarian dan pengembangan kelautan
yang akan dipamerkan sebagai sarana rekreasi.

Tahun lalu, PT Jaya Real Property Tbk membukukan
pendapatan sebesar Rp2,18 triliun atau turun 9,8% dibandingkan dengan perolehan
2019 Rp2,42 triliun.

Alhasil, beban pokok
penjualan dan beban langsung perseroan pada 2020 relatif tidak berubah daripada
posisi 2019, yaitu sekitar Rp1,02 triliun. Oleh karena itu, perseroan
membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk sebesar Rp924,9 miliar, turun 9% daripada perolehan 2019 sebesar Rp1,01
triliun.

Di sisi lain, total liabilitas JRPT pada akhir
2020berhasil turun tipis menjadi Rp3,6 triliun dibandingkan dengan posisi akhir
2019 sebesar Rp3,76 triliun.

Total liabilitas itu
terdiri atas Rp3,24 triliun liabilitas jangka pendek dan Rp361 miliar
liabilitas panjang.

Sementara itu, total aset JRPT pada 2020 naik menjadi
Rp11,48 triliun dibandingkan dengan posisi akhir 2019 sebesar Rp11,16 triliun.
Total aset tersebut termasuk Rp1 triliun kas setara kas perseroan pada akhir
2020.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Siap-siap, HUAWEI nova 14 Pro Segera Hadir di Indonesia!

Huawei kembali menghadirkan seri ‘nova’ terbaru dengan kehadiran HUAWEI nova 14 Pro di Indonesia yang akan dirilis. Dibanderol dengan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img