Moneter –
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memberikan Bantuan Insentif Pemerintah Jaring
Pengaman Usaha (BIP JPU) tahun 2021 sebesar Rp8 miliar kepada 800 pelaku
pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) yang bergerak di tiga subsektor ekonomi
kreatif yaitu kuliner, kriya dan fesyen.
BIP merupakan program tahunan yang diselenggarakan
sejak 2017. Program ini bertujuan memberi tambahan modal kerja dan investasi
aktiva tetap, kepada pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Jenis Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) Kemenparekraf tersedia dalam dua bagian
yaitu BIP Reguler dan BIP JPU.
“Bantuan ini kita formulasikan dan sudah ada sejak era
BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif). Tahun ini harapannya kita tingkatkan dan
perluas. Yang terbagi dalam dua kategori agar dapat membangkitkan semangat dan
optimisme membangkitkan perekonomian dan membuka lapangan kerja
seluas-luasnya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di acara Pembekalan dan
Pengikatan Komitmen Perjanjian Kerjasama BIP JPU Tahun 2021 yang dihadiri 20
perwakilan penerima secara hybrid di Balairung Soesilo Soedarman, Selasa (14/9/2021).
Selain dihadiri 20 perwakilan penerima BIP, dalam
kesempatan tersebut hadir pula Deputi Bidang Industri dan Investasi
Kemenparekraf Fadjar Hutomo, Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreatifitas
Josua Simanjuntak, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis Henky Manurung dan
Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf Hanifah Makarim.
Sandiaga berharap hal ini dapat menjadi pemicu
kebangkitan dan perkembangan pelaku usaha parekraf yang terdampak pandemi serta
membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Seperti diketahui, COVID-19 menyebabkan
perusahaan-perusahan mengurangi pegawainya sebesar 35 persen dan mengalami penurunan
profit sebesar 80 persen.
“Pandemi ini memaksa kita meningkatkan keterampilan
baik berjualan secara online atau membuat konten-konten kreatif. Kami mendorong
inovasi, adaptasi dan kolaborasi, hari ini BIP kita luncurkan dalam konsep
bukan hanya thinking out of the box
tapi juga thinking without the box.
Kita ingin kebijakan stimulus ini bukan hanya kepada uangnya, tapi bertumpu
kepada pendampingannya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.




