Minggu, Januari 25, 2026

Bank Panin Catat Laba Bersih Setelah Pajak Konsolidasi Sebesar Rp 1,82 Triliun

Must Read

Moneter
PT Bank Panin Tbk (PNBN) membukukan laba bersih setelah
pajak (NPAT) konsolidasi sebesar Rp 1,82 triliun pada 2021. Perseroan juga mencatatkan laba operasional
sebelum pencadangan dan pajak sebesar Rp 7,67 triliun atau naik 15 persen
dibandingkan tahun sebelumnya.

“Bank Panin membukukan biaya cadangan senilai Rp
5,25 triliun,” kata Presiden Direktur Panin Bank Herwidayatmo, Senin (28/3/2022).

Jelas Herwidayatmo, secara keseluruhan kredit yang
diberikan perusahaan turun 3,9 persen dibandingkan 2020, menjadi Rp 124,84
triliun. 
“Kredit segmen institutional banking naik 18,9 persen
secara tahunan menjadi Rp 24,9 triliun dari Rp 21 triliun pada 2020,” paparnya.

Katanya, kredit segmen korporasi dan komersial sedikit
terhambat di tengah perlambatan ekonomi, sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

“Dari sisi likuiditas, perseroan berhasil menjaga
dengan baik. Hal itu tercermin dari peningkatan Giro dan Tabungan sebesar 7,2
persen yoy, menjadi total sebesar Rp60,5 triliun,” kata Herwidayatmo.

Alhasil, Rasio CASA perusahaan pun pada 2021 meningkat
menjadi 45,12 persen dari 39,4 persen pada 2020. Posisi LDR mencapai 88,05
persen, dan NSFR mencapai 144 persen.

Dari sisi permodalan, perusahaan berupaya meningkatkan
sebesar Rp 45,4 triliun, dengan CAR yang terjaga sebesar 29,86 persen,
meningkat dibandingkan dengan 2020 yang sebesar 29,58 persen.

“NPL net level 0,81
persen, sementara itu rasio NPL gross sedikit meningkat ke level 3,54 persen,”
kata Herwidayatmo. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img