Minggu, Maret 1, 2026

Pelaku Ekraf Siap Dipertemukan dengan Lembaga Pendanaan Syariah dalam ICEFF 2022

Must Read

MONETER – Puluhan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dari berbagai
subsektor siap dipertemukan dengan lembaga pendanaan syariah dan juga investor
dalam tahapan boothcamp dan pitching program “Islamic Creative
Economy Funder Fund (ICEFF)” yang akan berlangsung di dua kota yakni Bandung
dan Surabaya pada 12-13 Juli 2022.

 

Kegiatan ini akan diikuti 32 pelaku ekraf dari 4
subsektor. Yakni fesyen (9 pelaku), kuliner (17 pelaku), kriya (5 pelaku), dan
aplikasi (1 pelaku).

 

Untuk di kota Surabaya, boothcamp dan pitching
ICEFF 2022 akan berlangsung pada 16-17 Juli 2022 dan diikuti 30 pelaku ekraf
dari 4 subsektor. Yakni kuliner (19 pelaku), fesyen (5 pelaku), kriya (4  pelaku) dan aplikasi (2 pelaku).

 

ICEFF 2022 merupakan program
Kemenparekraf/Baparekraf yang akan mempertemukan pelaku usaha pariwisata dan
ekonomi kreatif, khususnya industri halal di subsektor kuliner, kriya,
aplikasi, dan modest fashion untuk mendapatkan dukungan pendanaan dari lembaga
keuangan dan pemodal untuk mengembangkan bisnis.

 

“Kegiatan ini menjadi edukasi tentang permodalan
syariah bagi para pelaku ekraf dan menjembatani pertemuan antara pebisnis dan
pemodal syariah. Serta merealisasikan permodalan syariah di bawah naungan
Kemenparekraf serta terciptanya ekosistem bisnis syariah,” kata Deputi Bidang
Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf Henky Manurung dalam
keterangannya di Jakarta, Sabtu (9/7/2022).

 

Setelah melalui berbagai tahapan, kali ini para peserta
akan mulai memasuki tahapan boothcamp
dan juga pitching dimana mereka akan
mendapatkan edukasi terkait macam-macam permodalan syariah, tata cara
mengevaluasi perusahaan, tahapan penyusunan proyeksi bisnis, serta menyusun pitch deck bisnis yang akan disampaikan
oleh para ahli di bidang pembiayaan syariah.

 

Berdasarkan data Indonesia Halal Market Report tahun
2021/2022, Indonesia adalah pasar konsumen halal terbesar di dunia dengan nilai
konsumsi produk halal mencapai 184 miliar dolar AS pada tahun 2020. Sementara
nilai ekspor produk halal Indonesia mencapai 8 miliar dolar AS.

 

“Ini menjadi sebuah peluang yang besar. Pelaku
ekonomi kreatif kita harapkan akan terstimulasi lalu mendorong pertumbuhan
ekonomi kita khususnya di subsektor industri halal dan membangun sistem bisnis
syariah,” ujarnya.

 

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf
Hanifah Makarim mengatakan, peserta yang telah terpilih dalam seleksi peserta ICEFF2022
akan diberikan edukasi dan simulasi dalam mempersiapkan pitching serta
kesempatan pitching di depan lembaga
pendanaan syariah dan investor.

 

Pada tahapan boothcamp,
para peserta terpilih akan mendapatkan sejumlah materi. Diantaranya tentang
perencanaan keuangan dan permodalan, alternatif permodalan dan studi kasus,
serta fondasi bisnis. Sementara dalam tahapan pitching, para peserta akan melakukan presentasi pitch deck di
depan analis bisnis, mentor dari lembaga-lembaga pendanaan syariah, investor
serta kementerian terkait.

 

“Penjurian pitching
langsung dilakukan oleh calon pemodal untuk menentukan peserta yang potensial.
Setelah pelaksanaan pitching,
dilakukan pendampingan oleh panitia  agar
menjembatani lembaga pendanaan/investor 
dan peserta yang dianggap potensial untuk diskusi lebih lanjut terkait
arah kerjasama ataupun pendanaan/investasi ke depannya,” kata Hanifah.  

 

Diharapkan setelah
mengikuti program ini, para finalis “ICEFF 2022” akan mendapatkan
sumber-sumber pembiayaan dan permodalan. “Serta networking untuk dapat mengembangkan atau meng-scale up usaha mereka,” kata Hanifah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img