MONETER – Emiten
properti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) membukukan laba bersih sebesar Rp 1
triliun di semester I/2022. Capaian ini
meningkat lebih dari 106% dibanding dari periode yang sama tahun lalu sebesar
Rp 483,47 miliar.
“Perseroan membukukan pendapatan Rp 4,66 triliun
pada paruh pertama tahun ini, lebih tinggi 15,9% dari semester I/2021 di Rp
4,02 triliun,” tulis keterangan resmi perseroan, Senin (15/8/2022).
Tulisnya, beban pokok penjualan dan beban langsung
Rp 2,29 triliun di semester I/2022 atau naik dibanding semester I-2021 yang
sebesar Rp 2,06 triliun.
Perseroan mencatatkan laba kotor di enam bulan
pertama 2022 senilai Rp 2,37 triliun. Sementara, laba kotor di semester I/2021 sebesar
Rp 1,96 triliun.
CTRA juga mencatatkan beban umum dan administrasi di
semester I/2022 Rp 609,33 miliar, beban penjualan Rp 194,86 miliar, penghasilan
lain-lain Rp 93,86 miliar, dan beban lain-lain Rp 14,26 miliar. Sehingga, laba usaha perseroan sejumlah Rp 1,64 triliun
di semester I/2022, naik dari semester I-2021 dengan raihan Rp 1,32 triliun.
Tahun ini, perseroan menargetkan nilai prapenjualan
atau marketing sales mencapai Rp8,2 triliun.




