Minggu, Januari 25, 2026

Cara Kemenparekraf Dongkrak Kunjungan Wisman Australia

Must Read

MONETER
– Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus berupaya meningkatkan kunjungan
wisatawan mancanegara (wisman) khususnya Australia sebagai salah satu negara pasar
potensial.

 

Upaya
tersebut salah satunya dilakukan dengan memfasilitasi 18 pelaku industri hotel
dan resort untuk melakukan misi penjualan ke Australia pada 22-25 Agustus
silam.

 

“Permintaan
atau demand wisatawan Australia ke
Bali sangat tinggi. Hal ini didukung oleh pelonggaran sebagian besar
persyaratan perjalanan, penerapan standar kesehatan dan keselamatan yang
membaik, penawaran produk pariwisata baru, serta peningkatan upaya untuk
mengamplifikasi keunikan budaya Bali. Kemenparekraf berkomitmen memaksimalkan
potensi wisman Australia guna mendongkrak kebangkitan ekonomi,” kata Menteri
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam pernyataannya, di
Jakarta (19/9/2022).

 

Misi
Penjualan Australia mengambil tema #ItsTimeforBali
dan Explore Beyond Bali. Terdapat
beberapa rangkaian kegiatan pada Misi Penjualan Australia meliputi one on one business meeting, table top
meeting, sales call
di dua kota yaitu Melbourne dan Sydney.

Dalam
table top meeting, pelaku industri
pariwisata Indonesia (sellers) telah
melakukan presentasi dan membangun jejaring dengan 150 agent dan retailers (buyers) dari empat wholesaler utama di Australia yaitu Flight Centre, Helloworld, Bali Tours, dan Hoot Holidays.

 

Selain
itu, Kemenparekraf memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalin jejaring dengan
pelaku industri utama lainnya yaitu wholesaler
untuk middle-up yaitu Luxury Escapes dan Ignite Holidays, mass customer seperti
Flight Centre, serta airlines Virgin
Australia dan Garuda Indonesia.

 

Kegiatan
ini dilakukan dengan misi meningkatkan brand Wonderful Indonesia untuk tetap menjadi top of mind wisman seluruh dunia khususnya pasar Australia.

 

“Walaupun
Bali telah menjadi top of mind
wisatawan mancanegara, Indonesia masih memiliki lebih banyak lagi destinasi
yang tidak kalah menakjubkan dengan Bali. Sebut saja keindahan alam dan budaya
di lima destinasi pariwisata super prioritas yakni Borobudur, Likupang,
Mandalika, Labuan Bajo, dan Danau Toba yang begitu magestic,” ujar Menparekraf.

 

Sejak
kondisi pandemi membaik dan perjalanan internasional dibuka kembali pada Maret
2022, jumlah wisman Australia yang berkunjung ke Indonesia terus mengalami peningkatan
yang signifikan, mencapai 118,347 kunjungan dalam kurun waktu Januari hingga Juni
2022.

 

“Melalui
misi penjualan ini diharapkan dapat mendatangkan 3,6 juta wisatawan dengan
penghasilan setara 1.7 miliar dolar AS,” kata Menparekraf Sandiaga.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img