MONETER – Emiten
pertambangan batu bara, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membukukan laba
bersih senilai US$ 680,37 juta di tahun 2022. Laba bersih ini meningkat 95,4 persen
dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar US$ 348 juta.
Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar yang
diatribusikan kepada pemilik entitas induk ke level US$ 0,11566 per lembar,
sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level US$ 0,05916.
Sementara pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
meningkat 84,1% menjadi US$ 2,919 miliar. Rinciannya, nilai ekspor batu bara
melonjak 106,9% menjadi US$ 2,103 miliar.
Kemudian, penjualan batu bara ke dalam negeri meningkat
43,4% menjadi US$ 816,13 juta. Walau beban pokok penjualan naik 93,6% menjadi
US$ 1,605 miliar namun, laba kotor tetap naik 73,8% menjadi US$ 1,314 miliar.
Sementara itu, total
kewajiban bertambah 11,3% menjadi US$ 570,84 juta. Pada sisi lain, jumlah
ekuitas tumbuh 36,1% menjadi US$ 1,129 miliar. Diketahui, GEMS menargetkan
untuk memproduksi sekitar 40,45 juta ton batu bara pada 2023.




