MONETER – Emiten
produsen alat rumah tangga, PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) membukukan laba
periode berjalan sebesar Rp 75,60 miliar hingga kuartal I/2023. Laba ini turun sebanyak
16,98% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 91,07 miliar.
“Penurunan laba bersih tersebut dipengaruhi atas
penurunan pendapatan perseroan dari Rp 559,83 miliar pada kuartal I/2022
menjadi Rp 539,42 miliar hingga Maret 2023,” tulis siaran pers perseroan di Jakarta,
Rabu (26/4/2023).
Tulisnya, penurunan tersebut menjadikan laba bruto
melemah dari Rp 158,99 miliar menjadi Rp 142,30 miliar. Penurunan laba bersih
tersebut menjadikan laba per saham perseroan turun dari Rp 8,83 per saham
menjadi Rp 7,33 per saham.
Sementara dari sisi total aset, Surya Toto mencatatkan
peningkat dari Rp 3,30 triliun menjadi Rp 3,44 triliun. Begitu juga dengan
total liabilitas naik tipis menjadi Rp 1,06 triliun, dibandingkan kuartal I/2022
sebantyak Rp 1 triliun.
Perseroan juga
mencatatkan penurunan dalam kas dan setara kas hingga akhir Maret 2023
menjadi Rp 257,37 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak Rp
412,55 miliar.




