Sabtu, Maret 7, 2026

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus USD 3,45 Miliar di Juni 2023

Must Read

Moneter.id – Jakarta
 – Kinerja perdagangan semakin
menunjukkan optimisme. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, neraca
perdagangan Indonesia pada Juni 2023 masih mencatatkan surplus perdagangan
sebesar USD 3,45 miliar. Surplus tersebut meningkat dibandingkan bulai Mei 2023
yang hanya sebesar USD 0,43 miliar.

Surplus bulan Juni ini terdiri atas surplus nonmigas
sebesar USD 4,41 miliar dan defisit migas USD 0,96 miliar. Kementerian
Perdagangan akan fokus pada akselerasi peningkatan ekspor nonmigas, termasuk ke
pasar-pasar nontradisional.

“Surplus bulan Juni 2023 sebesar USD 3,45 miliar ini
menambah capaian surplus neraca perdagangan secara kumulatif selama semester I
tahun ini,” ujar Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan diketerangan yang diterima
Moneter.id, Selasa (18/7/2023).

Mendag Zulkifli Hasan menuturkan, berdasarkan negara mitra
dagang, surplus perdagangan Indonesia bulan Juni 2023 terjadi dengan beberapa
negara mitra dagang utama, misalnya India dengan nilai surplus sebesar USD 1,12
miliar.

Surplus terbesar dengan India didorong oleh komoditas
lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15), bahan bakar mineral/batubara) (HS 27),
serta logam mulia/perhiasan/permata (HS 71). Kemudian, surplus perdagangan
dengan Amerika Serikat (AS) sebesar USD 1,05 miliar dan Filipina USD 0,83
miliar.

Sedangkan negara penyumbang defisit perdagangan pada Juni
2023 adalah Australia (USD 0,52 miliar), Thailand (USD 0,20 miliar), dan Korea
Selatan (USD 0,16 miliar).

Secara kumulatif, lanjut Mendag Zulkifli Hasan, Semester
I 2023 (Januari–Juni), neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus
sebesar USD 19,93 miliar. Angka surplus ini lebih rendah jika dibanding dengan
nilai pada Semester I 2022 yang mencapai USD 24,99 miliar.

Surplus tersebut didorong oleh sektor nonmigas USD 28,73
miliar dan defisit sektor migas sebesar USD 8,80 miliar.

“Meskipun neraca perdagangan masih membukukan surplus
pada Semester I tahun ini, namun penurunan surplus dibandingkan dengan semester
yang sama tahun lalu memerlukan perhatian dan penanganan ekstra dari semua
pihak. Kementerian Perdagangan akan fokus pada akselerasi peningkatan ekspor
nonmigas, termasuk ke pasar-pasar nontradisional,” tegas Mendag.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Armada Kapal, Jaga Pasokan Energi Aman Selama Ramadan Idulfitri 2026

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina memastikan kesiapan penuh dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional selama periode Satgas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img