Moneter.id – Jakarta – Kamar Dagang dan
Industri (Kadin) Indonesia mengampanyekan Ayo Berkadin dalam berupaya turut
serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.
“UMKM
berperan penting bagi ekonomi Indonesia. UMKM yang bergerak dari paling dasar,
usaha rumahan dari ibu rumah tangga, ibu-ibu PKK yang membuka usaha jualan kue,
jualan masakan kemudian sudah terkurasi dan masuk ke ekosistem Dekranas kami
dampingi dan menaikkan lagi secara kelas,” kata Ketua Kadin Kota Surakarta
Ferry Septha, Jumat (24/5/2024).
Ferry bilang, mereka (pelaku UMKM-red) diharapkan
mampu memperluas pasar nasional bahkan mampu melakukan ekspor.
“Dengan Ayo
Berkadin memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk menjadi anggota Kadin
tanpa membayar biaya keanggotaan selama satu tahun dan kami siap mengawal semua
usaha UMKM Solo Raya bisa naik kelas bahkan masuk ekosistem perekonomian
nasional,” katanya.
Jelasnya,
selama kampanye tersebut sudah ada sebanyak 250 UMKM di Solo Raya yang
mendaftar ke Kadin.
“Dengan
menjadi anggota Kadin, para pelaku usaha UMKM akan mendapatkan edukasi,
pengembangan kapasitas maupun pendampingan konsultasi bisnis,” katanya.
Selain itu,
dikatakannya, para pelaku UMKM juga mampu memperluas jejaring serta kesempatan
untuk mengikuti temu bisnis serta pameran UMKM di tingkat nasional dan
internasional.
Sementara, Wakil
Ketua Umum Koordinator Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kadin Indonesia
Yukki N Hanafi mengatakan Kadin memiliki program strategis, yakni mendukung
program-program pemerintah serta menjadi wadah untuk UMKM naik kelas.
“Kadin
Indonesia akan menyiapkan platform dan fasilitas untuk membuat UMKM jadi naik
kelas. Tugas kami adalah mendampingi dan memberikan pelatihan serta fasilitas
agar UMKM terus berkembang,” katanya.




