Kamis, Maret 12, 2026

Selain Bikin ART Multitasking, Ini 5 Manfaat Mesin Pencuci Piring dan Sejumlah Mitosnya

Must Read

Moneter.id – Jakarta – Mesin
pencuci piring atau dishwasher merupakan salah satu inovasi paling
menguntungkan bagi masyarakat modern. Di tengah sibuknya kegiatan di luar
rumah, banyak masyarakat modern sangat mengandalkan asisten rumah tangga (ART)
untuk menyelesaikan banyak pekerjaan di rumah. Namun, beberapa kegiatan mulai
dari memasak, menyiapkan keperluan anak, membersihkan rumah hingga kegiatan
mencuci seringnya masih dilakukan secara manual.

Untuk itu dengan teknologi, kegiatan mencuci piring dapat
diotomas yaitu menggunakan dishwasher
Hadirnya mesin pencuci
piring membuat ART dapat lebih multitasking dalam menyelesaikan pekerjaan
mereka. Selama mesin pencuci piring melakukan tugasnya, ART dapat
memprioritaskan tugas lain yang membutuhkan perhatian manual. 
Hal ini
selain dapat meningkatkan efisiensi kerja juga mengurangi beban fisik mereka
dalam bekerja.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang tidak
mempertimbangkan mesin pencuci piring karena kehadiran ART. Padahal, selain
mesin pencuci piring ini menyempurnakan kinerja ART, teknologi alat rumah
tangga ini memiliki beberapa keunggulan lainnya. Berikut adalah beberapa fakta
dari manfaat mesin pencuci piring serta mitos-mitos yang “menyertainya”:

Mitos 1: Dishwasher membuat biaya listrik melonjak tinggi

Fakta: Mesin pencuci piring modern dirancang untuk efisiensi
energi yang dilengkapi dengan siklus pencucian yang optimal dan teknologi
pengeringan yang mengurangi konsumsi energi. Dalam jangka panjang, mesin
pencuci piring dapat membantu mengurangi biaya listrik rumah tangga.

Dishwasher Bosch misalnya yang didukung dengan mode Eco
memungkinkan nilai konsumsi listriknya akan lebih murah lagi. Dalam mode
Eco, Dishwasher free-standing compact Bosch Series 6 (SKS68BB008) hanya
membutuhkan Rp1.037 atau 0,61 kWh per siklusnya (dengan perkiraan tarif dasar
listrik Rp1.700 per kWh). Sebagai perbandingan kalau dihitung dengan 1 kali
pencucian setiap harinya, mencuci dengan dishwasher lebih murah dari
sebungkus mie instan, sekaleng soda bahkan bayar parkir selama 1 jam.

Mitos 2: Dishwasher menggunakan lebih banyak air

Fakta: Mesin pencuci piring modern dirancang untuk menggunakan jumlah
air yang tepat untuk setiap siklus pencucian. Dibandingkan dengan mencuci
piring secara manual dengan air mengalir dapat menghabiskan lebih banyak air,
hingga 40 liter, atau setara 2 galon. Studi Universitas Bonn yang dimuat oleh
Choice.com mendapati bahwa untuk mencuci 144 item secara manual memerlukan 100
liter air loh. Jadi lebih hemat kan? 

Soal penggunaan air, jumlah air yang dibutuhkan dishwasher Bosch sekitar
8 liter atau sekitar Rp70 (tarif PDAM Rp7.450/m3). Jumlah air yang digunakan
ini untuk satu siklus pencucian menggunakan mode Eco di suhu 50 derajat
celcius. Kalau dihitung dengan 1 kali pencucian setiap harinya, penggunaan air
dan listrik dalam sebulan juga lebih hemat hanya sekitar Rp49 ribu saja.

Bahkan untuk semakin menghemat penggunaan air, dishwasher Bosch
juga dilengkapi teknologi ActiveWater Eco yang hanya menghabiskan sekitar 8
liter saja. Teknologi pembilasan yang inovatif ini memaksimalkan efisiensi dan
memastikan pembilasan yang ramah lingkungan dan hasil pencucian terbaik.

Mitos 3: Dishwasher hanya cocok untuk alat dapur kecil tertentu

Fakta: Dishwasher dapat menangani berbagai jenis peralatan makan,
masak, dan wadah lainnya. Desain pada rak dishwasher dapat yang dapat
disesuaikan. Pengguna dapat mengatur ruang dalam mesin untuk memuat berbagai
ukuran dan bentuk peralatan makan dengan efisien. 

Misalnya pada dishwasher Bosch Seri 4 dengan lebar 60 cm. Dishwasher
ini didukung sistem triple rackmatic, dimana ketinggian keranjang atas
dapat dengan mudah disesuaikan hingga 5 cm. Hal tersebut memungkikan dishwasher
untuk menampung hingga 100 utensil di satu siklus pencucian. Termasuk wajan,
panci, dan peralatan masak bisa dengan sempurna dibersihkan.

Mitos 4: Dishwasher tidak membersihkan piring dengan baik

Fakta: Berbagai mesin pencuci piring menawarkan berbagai siklus
pencucian, mulai dari siklus ringan untuk piring yang tidak terlalu kotor
hingga siklus intensif untuk peralatan masak yang berat dengan hasil bersih dan
higienis. Selain itu, dilengkapi dengan teknologi pengeringan yang efisien
untuk mengurangi waktu pengeringan dan konsumsi energi.

Untuk tingkat higienis yang maksimal, dishwasher menggunakan air
panas yang dapat menghilangkan kuman yang menempel pada piring, panci, dan
peralatan dapur lainnya. Suhu panas yang digunakan pun hingga 70 derajat
celcius. Dishwasher Bosch bahkan didukung fitur HygienePlus yang
bisa membunuh 99,99% virus dan bakteri. Residu bahan kimia sabun pencuci piring
pun dipastikan tidak akan tertinggal berkat fitur Aquasensor yang akan
mendeteksi kekeruhan air sehingga hasil akhir terjamin bersih sempurna dari
kotoran maupun sisa sabun. 

Mitos 5: Dishwasher membuat kebisingan dalam rumah
Fakta: Mesin pencuci piring modern seperti Bosch dilengkapi dengan
teknologi EcoSilence Drive yang memberikan proses pembersihan dengan
performa tinggi dengan emisi kebisingan yang rendah. Sebagai peraih predikat
Brand No.1 di dunia untuk Dishwasher, Bosch melengkapi dishwashernya dengan
mesin hemat energi, tanpa sikat yang secara optimal mengurangi suara gesekan. EcoSilence
Drive
memastikan pengoperasian yang sunyi dan tenang.

Nah, itu dia 5 mitos & fakta tentang dishwasher. Selain
efisiensi waktu dan pekerjaan, khususnya bagi mereka yang memiliki asisten
rumah tangga, penggunaan air dan energi juga menjadi lebih hemat dibandingkan
dengan mencuci piring secara manual. Dengan semakin sadarnya masyarakat akan
efisiensi dan keberlanjutan, penggunaan dishwasher menjadi solusi yang
populer untuk memenuhi kebutuhan harian dapur masa kini.

President Director Bosch Home Appliances Indonesia, Anil Narula mengatakan
bahwa dengan pengembangan teknologi yang terus dilakukan, peralatan
dapur seperti dishwasher dapat menjadi solusi inovatif bagi masyarakat
modern. Seperti halnya saat mesin cuci pakaian baru diperkenalkan, banyak mitos
yang juga dipercaya oleh masyarakat.

“Namun, kini masyarakat lebih memilih mencuci
pakaian mereka menggunakan mesin cuci, begitu pula dengan dishwasher yang
kedepannya akan menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menyelesaikan pekerjaan
rumah dan kebutuhan harian dengan lebih efisien di tengah aktivitas padatnya,”
tutup Anil.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img