Setelah enam tahun tidak merilis karya baru, penyanyi Ashilla akhirnya kembali ke industri musik dengan merilis single terbarunya berjudul “Hancur Dulu”. Lagu ini menjadi karya yang sangat personal karena merekam perjalanan batin sang penyanyi dalam memahami dirinya sendiri.
“Hancur Dulu” hadir sebagai lagu reflektif yang tidak berbicara tentang menyalahkan pihak lain. Sebaliknya, lagu ini menggambarkan momen ketika seseorang mulai mempertanyakan keyakinan yang selama ini ia pegang tentang dirinya. Melalui lirik yang jujur dan tenang, Ashilla mengajak pendengar memasuki ruang refleksi, saat rasa takut, keraguan, dan tuntutan untuk berubah sering kali dianggap sebagai bagian dari proses menjadi pribadi yang lebih baik.
Lagu ini juga menangkap fase penyangkalan yang sering terjadi tanpa disadari, ketika seseorang mulai menyadari bahwa tidak semua rasa sakit harus diterima sebagai kebenaran.
Ashilla mengungkapkan bahwa “Hancur Dulu” memiliki makna yang sangat personal baginya karena menjadi lagu pertama yang ia tulis sendiri secara penuh dari sisi lirik.
“Lagu ini jadi lagu pertama yang aku tulis mandiri secara lirik. Jadi buatku, lagu ini jujur banget. Hancur Dulu tumbuh dari keresahan aku yang selama ini punya persepsi yang salah mengenai diriku sendiri, dan ditampar realita oleh orang orang terdekatku. Dibalik semua kebaikan yang aku kira aku punya, ternyata aku punya sifat-sifat yang sekiranya, nggak aku sadari, banyak nyakitin orang,” ujar Ashilla.
Secara musikal, lagu ini diproduseri oleh Rifan Kalbuadi yang sebelumnya dikenal lewat karya-karya seperti “Gala Bunga Matahari”, “Kekal”, dan “Semua Aku Dirayakan”. Aransemen pop folk yang intim dan minimalis dipilih untuk memberikan ruang lebih luas pada lirik-liriknya sehingga pesan emosional dalam lagu dapat terasa lebih kuat.
“Hancur Dulu” tidak menawarkan jawaban instan atau penyelesaian yang tegas. Lagu ini justru menggambarkan proses berhenti sejenak, mengamati diri, dan membuka kemungkinan untuk dituntun ke arah yang lebih baik.
Dalam proses kreatifnya, Ashilla juga mengaku terinspirasi oleh cara penulisan lagu penyanyi internasional Olivia Rodrigo yang dinilainya sangat jujur dalam mengekspresikan emosi dan kekurangan diri.
“Aku belajar menulis lagu secara jujur dari Olivia Rodrigo. Aku merasa bahwa setiap lagu yang dia tulis, dia nggak malu untuk menunjukkan kekurangan yang dia punya. Lewat lagu ini, aku mencoba untuk melakukan hal yang sama,” kata Ashilla.
Bagi Ashilla, “Hancur Dulu” menjadi pengingat bahwa kesadaran diri sering kali lahir dari kebingungan, bukan dari kepastian. Lagu ini ditujukan bagi siapa saja yang sedang berada di persimpangan hidup, mencoba memahami diri sendiri, serta berusaha menerima dan mengakui kekurangan yang dimiliki, meski harus melalui proses yang tidak selalu mudah.




