Senin, Maret 30, 2026

Paradise Indonesia Cetak Rekor Pendapatan Rp1,74 Triliun pada 2025

Must Read

​PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP), atau yang lebih akrab dikenal sebagai Paradise Indonesia, mengukuhkan posisinya sebagai pengembang properti ikonik dengan mencatatkan performa keuangan yang sangat impresif sepanjang tahun 2025.

Perusahaan yang bergerak di sektor perhotelan, komersial, dan penjualan properti ini berhasil membukukan kenaikan Pendapatan Neto sebesar 32,9% secara tahunan (YoY) hingga mencapai angka Rp1,74 triliun. Pencapaian luar biasa ini merupakan bukti nyata dari konsistensi pertumbuhan pendapatan Perseroan yang terus terjaga selama lima tahun terakhir, meskipun dinamika kondisi ekonomi global terus bergulir.

​Pertumbuhan yang signifikan ini didorong oleh beberapa faktor kunci, di antaranya adalah kelanjutan proses serah terima atau handover unit apartemen Antasari Place. Selain itu, kontribusi positif juga datang dari perluasan 23 Paskal Shopping Center yang telah mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2025.

Perseroan juga semakin memperkuat pilar pendapatan berulang atau recurring income melalui peluncuran Citadines pada September 2025. Sinergi dari berbagai lini bisnis ini memastikan bahwa fundamental perusahaan tetap kokoh dengan struktur pendapatan yang terdiversifikasi dengan baik.

​Berdasarkan rincian laporan keuangan, sektor perhotelan masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi sebesar 36% terhadap total pendapatan. Segmen komersial menyusul dengan sumbangsih sebesar 34%, sementara segmen penjualan properti memberikan kontribusi sebesar 30%.

Strategi perusahaan dalam menyeimbangkan pilar-pilar bisnis ini terbukti efektif, di mana saat ini recurring income telah mendominasi hingga 70% dari total pendapatan, yang memberikan prediktabilitas arus kas yang sangat kuat bagi masa depan Perseroan.

​Dari sisi likuiditas, Paradise Indonesia menunjukkan posisi yang sangat sehat dengan lonjakan kas dan setara kas sebesar 113,3% menjadi Rp771,39 miliar per 31 Desember 2025. Penguatan likuiditas yang masif ini merupakan hasil dari langkah strategis perusahaan, termasuk penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar serta masuknya mitra strategis pada salah satu aset Perseroan.

Dengan rasio Net Debt to Equity (Net DER) yang sangat rendah di level 0,21x, INPP memiliki ruang gerak yang sangat luas untuk melakukan pendanaan strategis dan ekspansi proyek-proyek baru di masa mendatang.

​Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo, menyatakan rasa optimisnya terhadap arah gerak perusahaan saat ini. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan menjaga profil leverage yang rendah mencerminkan disiplin alokasi modal yang sangat ketat. Anthony menegaskan kesiapan perusahaan untuk melangkah lebih jauh di tengah tantangan industri yang ada.

​“Kami bersyukur dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang konsisten selama lima tahun berturut-turut sambil melipatgandakan cadangan kas, INPP kini siap tumbuh secara konservatif di tengah situasi yang penuh tantangan ini. Didukung Net DER rendah 0,21x dan basis recurring income yang solid, kami sangat siap mengakselerasi proyek-proyek ikonik baru demi nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Anthony P. Susilo.

​Menatap tahun 2026, Paradise Indonesia telah menyiapkan sejumlah agenda ekspansi yang ambisius. Pada Kuartal II tahun ini, Perseroan berencana mengoperasikan 23 Semarang Shopping Center di Jawa Tengah untuk memperkuat portofolio komersial.

Selain itu, sebagai investasi jangka panjang, perusahaan tengah mempercepat pengembangan Fase 1 88 Plaza, sebuah kompleks ritel dan ruko yang berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur. Langkah-langkah strategis ini diharapkan akan terus memperkokoh posisi Paradise Indonesia sebagai pemimpin pasar dalam pengembangan properti gaya hidup di Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

RISE Catatkan Lonjakan Laba 165% di 2025, Penjualan Apartemen Jadi Motor Utama

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menunjukkan ketangguhan fundamental bisnisnya dengan membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img