La Maison De L’Indonésie memperkenalkan kekayaan budaya dan gastronomi Nusantara di panggung dunia melalui partisipasinya dalam konferensi internasional bertajuk “Delicious Jalur Sutra” yang digelar dalam rangka program SiRoRe – Silk Road Reborn di Foire de Paris 2026, Selasa (5/5) waktu setempat di Paris.
Dalam forum tersebut, La Maison De L’Indonésie mendapat kehormatan sebagai pembicara bersama sejumlah pakar internasional dari Tiongkok dan Prancis untuk membahas hubungan antara gastronomi, perjalanan, transmisi budaya, hingga dialog antarbangsa.
Konferensi ini menghadirkan tiga narasumber internasional, yakni Dan Jin dari Asosiasi Kebudayaan Prancis-Tiongkok & Perpustakaan Media, Eka Moncarré dari La Maison De L’Indonésie, serta Sophie Brissaud, jurnalis gastronomi dan wine asal Prancis. Ketiganya membahas bagaimana kuliner dan cita rasa mampu menjadi jembatan autentik antarperadaban yang menghubungkan Jalur Sutra dan Jalur Rempah hingga ke Prancis.
Partisipasi La Maison De L’Indonésie dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi aktif lembaga tersebut dalam mempromosikan budaya dan kuliner Indonesia di Prancis.
Meski bukan perwakilan resmi pemerintah Indonesia, organisasi ini dipercaya membawa nama Indonesia berkat berbagai inovasi dan kiprahnya dalam memperkenalkan kekayaan rempah Nusantara kepada masyarakat internasional.
Pengakuan internasional itu juga diperkuat lewat keberhasilan buku L’Indonésie à la Maison yang meraih penghargaan di Gourmand Awards Riyadh. Buku tersebut mengangkat sejarah panjang serta kekayaan Jalur Rempah Indonesia yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Nusantara.




