Senin, Mei 11, 2026

Forbes Nobatkan PT Bank Central Asia Tbk sebagai Bank Terbaik di Indonesia 2026

Must Read

Kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital dan kekuatan fundamental bisnis kembali mengantar PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meraih pengakuan internasional. Bank swasta terbesar di Indonesia itu kembali menempati posisi pertama dalam daftar World’s Best Banks in Indonesia 2026 versi Forbes.

Predikat tersebut mempertegas daya tahan bisnis BCA di tengah tekanan industri perbankan yang masih menghadapi tantangan likuiditas, perlambatan ekonomi global, hingga percepatan transformasi digital. Forbes mencatat BCA menjadi satu dari 311 bank dunia yang mampu mempertahankan predikat World’s Best Bank dari tahun sebelumnya.

Penilaian dilakukan Forbes bersama Statista melalui survei terhadap 54.000 responden di 34 negara. Survei mengukur sejumlah indikator utama, mulai dari tingkat kepercayaan nasabah, kualitas layanan pelanggan, kemampuan digital, transparansi syarat layanan, hingga kualitas perencanaan finansial.

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Hendra Lembong mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap kualitas layanan yang dijaga perseroan secara konsisten.

“Penghargaan ini kami dedikasikan kepada para nasabah setia yang sudah menemani perjalanan BCA serta memercayakan BCA sebagai layanan perbankan. Kami juga berterima kasih kepada insan BCA atas semangat dan komitmen memberikan layanan yang terbaik,” ujar Hendra dalam keterangannya, Jumat (9/5).

Ia menambahkan, pengakuan internasional itu menjadi dorongan bagi BCA untuk terus memperkuat inovasi layanan dan meningkatkan kualitas pengalaman nasabah di seluruh kanal layanan.

Di balik penghargaan tersebut, kinerja keuangan BCA juga masih menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Maret 2026, total kredit BCA mencapai Rp994 triliun atau naik 5,6% secara tahunan (year on year/YoY). Pertumbuhan itu terutama ditopang penyaluran kredit produktif yang meningkat 7,8% YoY menjadi Rp760,2 triliun.

Likuiditas perseroan juga tetap kuat. Dana giro dan tabungan (CASA) tercatat mencapai Rp1.089 triliun atau tumbuh 11,2% YoY. Porsi CASA mendominasi 85,2% dari total dana pihak ketiga (DPK), memperlihatkan kemampuan BCA menjaga struktur pendanaan murah di tengah kompetisi penghimpunan dana yang makin agresif.

Dari sisi profitabilitas, laba BCA dan entitas anak hingga kuartal I-2026 mencapai Rp14,7 triliun. Perseroan juga terus memperbesar pembiayaan pada sektor-sektor berkelanjutan. Kredit berkelanjutan tumbuh 10% YoY menjadi Rp258,4 triliun atau setara 26% dari total portofolio pembiayaan.

Penyaluran kredit UMKM meningkat 12% YoY menjadi Rp146 triliun. Sementara pembiayaan hijau atau green financing tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp113 triliun, termasuk pembiayaan sektor energi baru dan terbarukan yang melonjak 53,5% secara tahunan.

Hingga akhir Maret 2026, BCA melayani sekitar 44 juta rekening nasabah dengan volume transaksi lebih dari 122 juta transaksi per hari. Aktivitas tersebut didukung jaringan 1.270 kantor cabang, 20.336 ATM, serta layanan mobile banking, internet banking, dan Halo BCA selama 24 jam.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bagi BCA terus meningkatkan layanan serta menjaga kepercayaan konsumen. Berbekal semangat terus tumbuh serta melayani sepenuh hati, BCA akan terus menghadirkan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan, aman, dan tepercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Hendra.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Darwin’s Paradox! Dapat Update Besar, KONAMI Benahi Gameplay dan Optimasi Performa

Konami Digital Entertainment resmi merilis pembaruan terbaru untuk game Darwin’s Paradox! versi Steam® melalui update bertajuk Community Patch. Pembaruan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img