Selasa, Juni 23, 2026

Kinerja Amar Bank Pecahkan Rekor, Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan

Must Read

PT Bank Amar Indonesia Tbk (“Amar Bank”, BEI: AMAR), pionir bank digital yang berfokus pada segmen ritel dan UMKM, kembali membukukan kinerja positif di kuartal pertama 2026. Amar Bank meraih laba bersih sebesar Rp71,12 miliar yang tercatat sebagai laba tertinggi sepanjang masa.

Dengan hasil positif tersebut, tahun ini Amar Bank kembali membagikan dividen tunai sebesar Rp110,1 miliar atau Rp6,11 per lembar saham, yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik di Jakarta, Kamis (18/6/2026). Pembagian dividen menjadi wujud apresiasi atas kepercayaan pemegang saham.

Lonjakan profitabilitas Amar Bank ditopang oleh penguatan penyaluran kredit bruto yang tumbuh melesat 30,62% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) menjadi Rp4,16 triliun, sebuah capaian ekspansi yang berhasil melampaui rata-rata pertumbuhan industri perbankan nasional. Seiring aktivitas penyaluran pembiayaan yang masif tersebut, total aset perseroan ikut bergerak naik sebesar 34,72% YoY menjadi Rp6,93 triliun.

“Pencapaian kinerja positif di kuartal pertama 2026 ini merupakan bukti nyata dari konsistensi strategi Amar Bank dalam menghadirkan solusi keuangan digital yang aman dan tepercaya bagi segmen ritel dan UMKM. Pertumbuhan kredit kami yang berhasil melampaui rata-rata industri menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan digital yang kami hadirkan. Momentum positif ini memotivasi kami untuk terus berinovasi dan tumbuh secara berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa setiap pencapaian membawa dampak nyata bagi inklusi keuangan di Indonesia,” ujar Direktur Utama Amar Bank, Vishal Tulsian.

Kinerja pendapatan Bank yang solid di kuartal pertama ini juga didorong oleh perluasan pangsa pasar di segmen-segmen dengan imbal hasil tinggi (high-yielding). Perseroan mencatat pendapatan operasional meningkat 13,82% YoY menjadi Rp527,76 miIiar, sementara pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tumbuh 15,58% YoY menjadi Rp370,20 miIiar. Kombinasi pertumbuhan kredit dua digit dan ekspansi margin ini menegaskan model bisnis bank yang terukur (scalable) dan menguntungkan dalam menyongsong sisa tahun ini.

Menariknya, agresivitas pertumbuhan laba dan kredit Amar Bank dijalankan secara selektif tanpa mengorbankan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) net turun tajam menjadi 0,86%, jauh membaik dibandingkan posisi Maret 2025 sebesar 1,48%. Penurunan ini membuktikan kualitas mitigasi risiko perseroan yang berada di level terbaik melalui disiplin risiko serta proses analisis portofolio kredit yang ketat.

“Capaian laba tertinggi sepanjang masa ini membuktikan efisiensi operasional dan efektivitas manajemen modal kami, tercermin dari rasio CAR yang kuat di level 99,17%. Lonjakan DPK sebesar 115,46% YoY juga berhasil mengoptimalkan biaya dana kami. Ke depan, fokus kami adalah menjaga pertumbuhan laba yang sehat dan konsisten guna memastikan fondasi keuangan yang kuat untuk mendukung pembagian dividen yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,” jelas SVP Finance Amar Bank, David Wirawan.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadapi Ketidakpastian Global, Pemerintah Gelontorkan Paket Stimulus Rp26,34 Triliun

Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional pada semester II-2026 di tengah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img