Kamis, Oktober 15, 2026

SoftwareOne Satukan Bisnis Crayon, Incar Peluang Pasar AI US$370 Miliar di APAC

Must Read

SoftwareOne dan Crayon menyelesaikan integrasi bisnis kanal di kawasan Asia Pasifik (APAC) di bawah merek SoftwareOne. Langkah ini menjadi strategi kedua perusahaan untuk memperluas layanan teknologi dan menangkap peluang pertumbuhan pasar kecerdasan buatan (AI), cloud, serta keamanan siber.

Integrasi yang diumumkan pada 13 Oktober 2026 tersebut menyatukan jaringan mitra, hubungan dengan vendor teknologi, serta kapabilitas kedua perusahaan dalam perangkat lunak, manajemen aset TI, data dan AI, hingga layanan terkelola.

Peluang bisnis di kawasan ini dinilai masih besar. International Data Corporation (IDC) memperkirakan belanja teknologi informasi dan komunikasi (TIK) APAC mencapai US$647 miliar pada 2026. Sementara itu, belanja AI dan AI generatif diproyeksikan mencapai US$370 miliar pada 2029, dengan pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 38,4%.

Presiden APAC SoftwareOne Varun Paliwal mengatakan, penggabungan ini memungkinkan perusahaan menawarkan layanan yang lebih luas tanpa menghilangkan hubungan lokal yang telah dibangun bersama mitra.

“Dengan menyatukan kekuatan tersebut, kami dapat menawarkan kepada para mitra cakupan layanan dan peluang yang lebih luas, sekaligus tetap mempertahankan keahlian lokal dan hubungan yang menjadikan kanal ini berhasil,” ujar Paliwal.

Melalui integrasi ini, mitra dapat mengakses tenaga ahli, arsitek solusi, spesialis keamanan, serta dukungan teknis untuk menangani proyek teknologi yang lebih kompleks tanpa harus membangun seluruh kapabilitas secara mandiri.

Kepala Bisnis Kanal APAC SoftwareOne Vikas Bhonsle mengatakan, perluasan akses terhadap keahlian dan ekosistem teknologi diharapkan membantu mitra mengembangkan layanan serta menjangkau peluang bisnis baru.

“Dampak terpenting dari penggabungan ini adalah semakin besarnya peluang yang tercipta bagi para mitra kami,” kata Bhonsle.

SoftwareOne beroperasi di lebih dari 70 negara dengan sekitar 12.000 tenaga profesional dan memiliki akses ke lebih dari 7.500 vendor perangkat lunak melalui marketplace globalnya. Perusahaan juga menyediakan platform Cloud-IQ untuk membantu pengelolaan langganan cloud dan perangkat lunak, termasuk penagihan otomatis serta analitik penggunaan.

Di tengah peralihan perusahaan dari eksperimen AI menuju implementasi berskala besar, SoftwareOne menargetkan integrasi ini dapat memperkuat posisi bisnis kanalnya melalui layanan terpadu. Perusahaan juga menegaskan bahwa mitra tetap memegang kendali atas hubungan dengan pelanggan, sementara SoftwareOne menyediakan kapabilitas tambahan untuk mendukung pertumbuhan bisnis mereka.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

AI Ubah Kebutuhan Kantor, Perusahaan Fokus pada Produktivitas dan Talenta

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah strategi perusahaan dalam mengelola ruang kerja di kawasan Asia Pasifik. Namun,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img