Moneter.co.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatatkan realisasi investasi di luar Jawa sepanjang Januari hingga Maret 2017 mencapai Rp75,3 triliun atau tumbuh 45,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp65,8 triliun (49,4%). Sedangkan investasi di pulau Jawa sebesar Rp90,5 triliun.
“Triwulan pertama untuk luar pulau Jawa terjadi kenaikan persantese dari 44,9% menjaid 45,4%. Jadi untuk luar pulau Jawa naik walaupun sebetulnya masih didominasi oleh Jawa sebesar 54,6%,” kata Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis, Rabu (26/4).
Realisasi investasi berdasarkan wilayah sepanjang kuartal I/2017 adalah wilayah Sumatera dengan realisasi investasi sebesar Rp26,6 triliun, wilayah Jawa dengan realisasi investasi sebesar Rp90,5 triliun dan wilayah Kalimantan dengan realisasi investasi Rp18,5 triliun.
Kemudian, wilayah Sulawesi dengan realisasi investasi Rp14,4 triliun, wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan realisasi investasi Rp5,3 triliun, dan wilayah Maluku dan Papua dengan realisasi investasi sebesar Rp10,5 triliun.
Sementara realisasi investasi kuartal I/2017 sebesar Rp165,8 triliun, naik 13,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp146,5 triliun. Capaian tersebut terdiri atas penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp68,8 triliun, dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp97 triliun.
Rep.Hap




