Moneter.co.id – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) menyebutkan realisasi pendapatan asli daerah (PAD) kota Manado periode Januari- April 2017 mencapai Rp59,84 miliar.
“Realisasi PAD Manado tersebut berasal dari 10 pajak dan satu retribusi daerah,” kata Kepala BPPRD Manado, Harke Tulenen, Jumat (12/5).
Ia menembahkan, dihitung dari prosentasenya, PAD Manado dari Januari sampai April sudah mencapai 25,52 persen dari target Rp234,5 miliar untuk tahun ini.
“Dana PAD tersebut nantinya digunakan untuk pembangunan daerah, karena itu pihaknya melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, agar pembangunan berjalan,” ujar Tulenen.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembukuan dan Pelaporan BPPR Manado, Ester Mamarimbing menjelaskan, dari 10 pajak dan satu retribusi tersebut, realisasi PAD Manado masih sesuai target.
“Apalagi datanya masih berproses, sebab ada pendapatan yang dibayarkan melalui bank sehingga BPPRD masih melakukan sinkronisasi data dengan badan keuangan daerah,” katanya.
Ester merinci PAD Manado berasal dari pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, parkir, air tanah, sarang burung walet, PBB, BPHTB, PPJ PLN dan non PLN, serta retribusi kebersihan.
“Sumber-sumber PAD Manado masih ada lagi yang berasal dari sumber lainnya, antara lain izin gangguan atau HO, perhubungan dan lainnya,” tutup Ester.
Rep.Hap




