Moneter.co.id – PT Bank Mayapada Internasional Tbk. akan menerbitkan saham baru (rights issue) dan obligasi subordinasi dengan total nilai Rp2 triliun pada tahun 2017.
Direktur Utama Bank Mayapada Haryono Tjahjarijadi mengatakan, secara rinci, perseroan akan menerbitkan rights issue senilai Rp1 triliun yang September 2017.
“Untuk obligasi subordinasi juga senilai Rp1 triliun, tetapi untuk penerbitan surat utang itu kami harus melihat kondisi pasar terlebih dulu pada tahun ini,” ujarnya, Rabu (17/5).
Menurutnya, dengan tambahan modal dari dua skema itu, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) perseroan diprediksi bisa menjadi sekitar 16%. “Sampai akhir kuartal I/2017, posisi CAR perseroan berada pada kisaran 13,7%,” ucap Haryono.
Selain itu, Bank Mayapada juga menargetkan pertumbuhan kredit pada tahun ini bisa sebesar 17%, sedangkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 19,6%.
Hingga kuartal I/2017, perseroan mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 4,09% menjadi Rp49,12 triliun dibandingkan dengan akhir tahun lalu, sedangkan DPK mengalami kenaikan sebesar 11,82% menjadi Rp57,74 triliun.
Laba bersih perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini pun naik sebesar 10,28% menjadi Rp310,33 miliar dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu.
Rep.Hap




