Minggu, Maret 1, 2026

Adira Finance Bayar Dividen Tunai Rp908 Miliar

Must Read

Moneter.id – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira
Finance memutuskan untuk membayarkan dividen tunai sebesar Rp908 miliar atau
Rp908 per lembar saham yang merupakan 50% dari laba bersih perusahaan untuk
tahun buku 2018. Keputusan tersebut merupakan salah satu hasil rapat umum
pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan yang digelar belum lama ini.

Disebutkan, pembayaran dividen ini akan dilakukan pada
tanggal 30 April 2019. Adira Finance telah konsisten dalam memberikan apresiasi
atas dukungan para pemegang saham.

Selain itu, RUPST juga memutuskan untuk menyisihkan
Rp18,2 miliar atau 1% dari laba bersih dan menambah cadangan umum sesuai
undang-undang perseroan terbatas.

Tahun ini, Adira Finance membidik kenaikan pembiayaan
sektor otomotif sebesar lima hingga 10% menyusul pertumbuhan sebesar delapan
persen pada produk pembiyaan sepeda motor dan tujuh persen pada produk
pembiyaan mobil pada 2018.

”Peningkatan pembiayaan pada 2018 selain membantu
pertumbuhan juga menjadi momentum transformasi kami yang terus berlanjut.
Target kami secara total tahun ini pertumbuhan lima hingga 10%,” kata
Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli.

Hafid menjelaskan, total pembiayaan otomotif mencapai
Rp38,2 triliun dengan komposisi 54% untuk produk pembiayaan sepeda motor,
kemudian 44% untuk produk pembiyaan mobil dan dua persen untuk alat elektronik
sepanjang 2018.”Komposisi pinjaman ke konsumen untuk kredit mobil sebesar 52%,
pembiayaan motor 47%, dan sisanya elektronik,” ujarnya.

Hafid juga menjelaskan bahwa komposisi pembiayaan
untuk kendaraan baru mendominasi sebesar 66,7% berbanding 33,3% untuk kendaraan
bekas.

”Persentase pada kategori kenderaan baru dan bekas itu
tidak ada perubahan yang signifikan karena tim yang mengerjakan produk
sama-sama ‘berlari kencang’,” katanya.

Sementara untuk pembiayaan syariah, lanjutnya,
perseroan menargetkan pertumbuhan 5%-10%. Per 2018, portofolio pembiayaan
melalui syariah berkisar lima persen dari total pembiayaan yakni Rp 1,76
triliun.

Menurut Hafid, jumlah tersebut masih minus dibanding
tahun sebelumnya. Namun data year to date menunjukkan tren positif. Dimana per
Februari 2019, pembiayaan syariah tercatat Rp 267 miliar.”Itu kita tumbuh dua
kali lipat secara yoy, tumbuh 116%,”paparnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img