Kamis, Januari 15, 2026

Agustus 2022, BNC Salurkan Pinjaman Digital Senilai Rp8,4 Triliun

Must Read

MONETER – PT Bank Neo Commerce (BNC) berhasil menyalurkan
pinjaman digital senilai Rp8,4 triliun pada Agustus 2022. Penyaluran ini
meningkat 12,76 persen atau setara Rp956,2 miliar dibandingkan Juli 2022 yang
Rp7,5 triliun dan meningkat 97,58 persen dari 31 Desember 2021.


“Capaian positif tersebut semakin
mempertegas kemampuan BNC untuk dapat menangkap berbagai peluang bisnis dan
memaksimalkan layanan berbagai produk dan fitur BNC yang lengkap untuk menjawab
berbagai kebutuhan nasabah,” kata Direktur Utama BNC Tjandra Gunawan,
Senin (19/9/2022).


Pada bulan lalu, BNC meluncurkan fitur
pembayaran QRIS. Sementara di Agustus 2022, BNC sudah terkoneksi dengan BI-FAST
agar maka nasabah dapat melakukan transfer ke BNC dengan tarif yang murah,
cepat, dan aman.


Dari sisi aset, terjadi kenaikan sebesar
Rp450 miliar atau 2,95% dibandingkan Juli 2022 yang sebesar Rp15,3 triliun
menjadi Rp15,7 triliun di Agustus 2022.


Sementara itu, dari sisi likuiditas,
perolehan dana pihak ketiga (DPK) terjadi pertumbuhan 2,82% atau sejumlah
Rp327,3 miliar dibanding Juli 2022 menjadi Rp11,9 triliun di Agustus 2022.


Alhasil, dampak dari pertumbuhan aset dan DPK
adalah kenaikan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) BNC pada
Agustus 2022 sebesar 27,3% atau menjadi Rp894,4 miliar jika dibandingkan Juli
2022 yang Rp702,6 miliar, serta naik 183,14% dari Rp315,9 miliar di posisi
Desember 2021.


“Kenaikan kinerja lainnya adalah dari sisi
margin bunga bersih (
net interest margin/NIM),
yang pada Agustus 2022 telah tumbuh sebesar 1,03% menjadi 11,98% dari posisi
Juli 2022 sebesar 10,95%,” ucap Tjandra.


Peningkatan berkelanjutan lainnya yang
berhasil dicapai BNC adalah pada pendapatan berbasis komisi (
fee based income) sebesar 11,05% menjadi
Rp230,9 miliar di Agustus 2022 dibanding posisi Juli 2022 yang sebesar Rp207,9
miliar dan naik 88,10% dari Rp122,8 miliar di Desember 2021.


Dengan diimplementasikannya beberapa
inisiatif efisiensi biaya, BNC telah menurunkan secara bertahap rasio beban operasional
terhadap pendapatan operasional (BOPO) menjadi 137% di Agustus 2022, yang mana
pada Juli di posisi 145,20%.


Dampak positif lainnya dari kenaikan kinerja
di semester II 2022 adalah BNC juga berhasil membukukan laba sebesar Rp2,5
miliar pada Agustus 2022, dengan demikian BNC telah membukukan laba dalam tiga
bulan terakhir berturut-turut sejak Juni 2022.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img