Jumat, Maret 13, 2026

Albothyl Ditarik, Pharos Hormati BPOM

Must Read

Moneter.co.id – Peredaran Albothyl di Indonesia segera ditarik atas
perintah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang membekukan izin edar produk
yang diedarkan oleh PT Pharos Indonesia itu.

Direktur
Komunikasi Perusahaan PT Pharos Indonesia Ida Nurtika mengatakan Indonesia
bukan satu-satunya negara yang menggunakan Albothyl. Produk ini tersebar di
banyak negara dan sudah sudah lebih dari 35 tahun beredar di Indonesia.

“Merek
ini berada di bawah lisensi dari Jerman yang dibeli perusahaan Takeda dari
Jepang. Selain di Indonesia, Albothyl digunakan pula di sejumlah negara
lain,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (16/2).

Meski
demikian, dia menyatakan siap mematuhi perintah BPOM. “Kami menghormati
keputusan BPOM yang membekukan izin edar Albothyl hingga ada persetujuan
perbaikan indikasi. Kami juga mematuhi keputusan Badan POM untuk menarik produk
ini dari pasar,” ucap Ida.

Penarikan produk Albothyl, menurut Ida, akan dilakukan
dalam waktu cepat dari seluruh wilayah Indonesia serta akan terus berkoordinasi
dan berkomunikasi dengan BPOM.

Ida
menyatakan, Pharos Indonesia adalah perusahaan farmasi nasional yang selama 45
tahun berkontribusi terhadap pembuatan dan penyediaan obat-obat dan suplemen
kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Pharos
telah menerapkan cara pembuatan obat yang baik dalam seluruh rangkaian
produksi, mulai pengujian bahan baku hingga produk jadi yang dihasilkan,”
ujarnya.

Sebelumnya,
BPOM telah membekukan izin edar obat Albothyl dan meminta agar obat ini ditarik
dari pasar. Keputusan ini dilakukan setelah BPOM mengkaji aspek keamanan
policresulen yang terkandung dalam Albothyl.

Menurut
keterangan resmi BPOM, Kamis (15/02) pihaknya membekukan izin edar Albothyl
dalam bentuk cairan obat luar konsentrat hingga perbaikan indikasi yang
diajukan disetujui.

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Prediksi Harga Kripto Pakai AI Semakin Tren, Investor Tetap Perlu Hati-Hati

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin mempengaruhi berbagai sektor, termasuk industri aset kripto. Salah satu pemanfaatan yang semakin...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img