Moneter.co.id – Alibaba Group
mengucurkan dana senilai US$2 miliar ke marketplace
Lazada. Hal tersebut diharapkan mempermulus integrasi Lazada ke dalam ekosistem
dagang-el Alibaba.
Director Corporate Affairs Alibaba Group,Rico Ngai menyampaikan
investasi terbaru tersebut merupakan bentuk keberlanjutan dukungan Alibaba atas
ekspansi Lazada yang berkembang pesat di Asia Tenggara. “Melalui investasi ini juga, integrasi Lazada ke
dalam ekosistem Alibaba dapat dilaksanakan dengan lebih baik,” ujarnya, Senin (19/3).
Selain
itu, penanaman modal itu turut memungkinkan Lazada menambah berbagai inovasi
teknologi pada platform marketplace ,
kanal pembayaran dan jaringan logistik. Alibaba berharap portofolio
investasinya itu dapat menghadirkan pengalaman berbelanja kepada konsumen yang
tak tersedia pada platform kompetitornya.
Dengan investasi terbaru,
Alibaba sudah mengucurkan investasi senilai US$4 miliar ke Lazada. Alibaba
menyuntikkan dana US$1 miliar kepada Lazada pada 2016, lalu menambah US$1
miliar lagi pada pertengahan 2017.
Penambahan modal terbaru itu,
Alibaba turut menempatkan senior eksekutifnya ke dalam pimpinan perusahaan
Lazada. Lucy Peng yang sebelumnya menjabat sebagai presiden komisaris di Lazada
ditunjuk sebagai CEO baru.
Peng menggantikan Max Bittner
yang ditempatkan sebagai penasihat senior Alibaba. Per akhir tahun lalu, kepemilikan
saham Alibaba di dalam Lazada mencapai 83%.
Seperti diketahui, Alibaba
tengah mempersiapkan berbagai amunisi untuk memenangkan konsumen e-commerce di pasar Asia Tenggara. Dua kompetitor
utama Alibaba di pasar Asia Tenggara merupakan Amazon yang baru saja
diluncurkan di Singapura dan Shopee yang berada di bawah naungan Sea Ltd.
(HAP)




