Senin, Januari 26, 2026

Analisa BTN Housing Index, Ini Harga Minimal Rumah Tapak di Jakarta

Must Read

Moneter.co.id – Memiliki rumah adalah impian setiap keluarga, baik yang baru menikah maupun yang sudah lama dan memiliki anak dan keturunan.

Persoalannya, selama ini adalah kemampuan masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah, untuk membeli rumah semakin lama seakan menjadi hal yang mustahil.

Wacana rumah murah pun kembali bergulir, terutama di wilayah DKI Jakarta, pasca-pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melontarkan pernyataan soal uang muka (down payment/ DP) nol persen dan harga maksimal Rp 350 juta.

Moneter.co.id coba menganalisa tren harga jual rumah di wilayah DKI Jakarta berdasarkan data dari BTN Housing Index. Metode perhitungan indeks yang dilakukan dalam BTN Housing Index dengan mengadopsi metode Chained Fisher Index dengan dasar triwulanan.

Berikut rinciannya. Harga jual rumah tapak di Jakarta pada kuartal I, II, dan III tahun lalu untuk tipe ≤ 36 m2 mengalami fluktasi dari semula Rp 347,24 juta per unit naik menjadi  Rp 421 juta, lalu sempat turun lagi menjadi Rp 390,7 juta per unit.

Sementara, untuk harga rumah tapak pada tipe 37-45 m2 pada kuartal I, II, dan III tahun lalu terus merangsek naik dari semula Rp 480,68 juta per unit menjadi Rp 518,64 juta dan naik lagi jadi Rp 619,50 juta per unit.

Sedangkan harga jual rumah untuk tapak tipe 46-70 m2 dari awalnya Rp 718,58 juta per unit menjadi Rp 840 juta dan naik menjadi Rp 932 juta per unit.

Reporter : Sam

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img