Moneter.id – Dibandingkan
dengan investasi emas, obligasi maupun saham, properti dianggap instrumen
investasi yang menjanjikan, aman dan menguntungkan. Salah satu jenis
properti yang banyak diinvestasikan adalah rumah, hal ini disebabkan karena
hunian jenis ini dianggap masih populer bagi masyarakat Indonesia.
“Para
investor biasanya mencari keuntungan dengan cara menjual kembali rumah atau
disewakan,” kata Mart Polman, Managing
Director Lamudi.co.id di Jakarta, Jumat (27/9).
Bagi
Anda para pemula, ada rencana untuk berinvestasi rumah? Berikut ini lima tipsnya,
pertama, tentukan lokasinya. Lokasi
adalah kunci keberhasilan dari investasi rumah. Jadi carilah rumah yang berada
di lokasi yang strategis.
“Pilihlah
lokasi rumah sesuai dengan target pembeli atau penyewa Anda,” kata Mart.
Contohnya,
kata Mart, jika Anda menargetkan calon penyewa dari kalangan mahasiswa, Anda
bisa mencari rumah dekat dengan universitas, jika menargetkan penyewa dari
karyawan
Kedua,
periksa kondisi rumah. Agar
cepat laku terjual, ada baiknya jika Anda juga mengecek kondisi rumah, karena
tidak ada pembeli yang ingin membeli rumah dengan keadaan rusak.
Ketiga,
faktor keamanan. Perhatikan
faktor keamanan di lokasi rumah yang akan dibeli. “Faktor keamanan akan
mempengaruhi minat membeli dari konsumen. Untuk itu sebaiknya jangan membeli
rumah di lokasi yang rawan akan kejahatan,” jelas Mart.
Keempat,
legalitas rumah. Jangan
terburu nafsu melihat keindahan rumah. Pastikan juga kelengkapan
surat-suratnya. Agar di kemudian hari tidak muncul sengketa. “Legalitas rumah sangat
penting dan harus menjadi perhatian,” papar Mart.
Terakhir, cari Informasi pendukung. Carilah informasi
sebanyak-banyaknya mengenai lokasi rumah. Apakah ada proyek pemerintah dalam
daerah tersebut? Seperti akan dibangun sutet dan jalan layang. Karena hal itu
pasti mengganggu proses investasi Anda.




