Rabu, Januari 28, 2026

Antam Alokasikan Rp3,4 Triliun untuk Capex 2019

Must Read

Moneter.id – PT
Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) menganggarkan dana belanja modal
atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp3,4
triliun
pada tahun 2019.

Dana capex tersebut akan
digunakan

untuk beberapa proyek smelter sebagian besar karena kalau yang di Tanjung Buli
13,5 ton itu. Selain itu, smelter untuk kegiatan rutin maintenance,”
kata Direktur Utama PT
Aneka Tambang (Persero) Tbk, Arie Prabowo Ariotedjo
, Selasa (18/12).

Arie
menjelaskan,
mayoritas
dana tersebut akan dialokasikan perseroan untuk proyek smelter perseroan dan
belanja rutin yang dilakukan tiap tahun.

Menurutnya,
dana tersebut akan dianggarkan dari kas internal perusahaan yang masih sekitar
Rp6 triliun. Namun, tidak menutup kemungkinan perseroan akan mencari dana dari
eksternal.

“Mungkin
nanti untuk penyetoran akan cari dana financing untuk smelter grade alumina.
Kebutuhan 850 juta dolar, kalau antam 30%, equity 30% kan 10% itu sekitar Rp1
triliun. Dananya dari kas atau perbankan,” jelasnya.

Pada
kuartal III/2018, Antam mencatat laba
bersih sebesar Rp 631,12 miliar, atau tumbuh signifikan 290% dibandingkan
periode yang sama 2017 yang merugi Rp 331,47 miliar.
Naiknya penjualan menjadi
pemicu lonjakan laba perusahaan tambang mineral pelat merah itu.

“Penjualan
bersih Antam pada sembilan bulan pertama 2018 tercatat sebesar Rp 19,95
triliun, tumbuh 187% dibandingkan penjualan periode yang sama 2017 Rp 6,96
triliun
,” ucapnya.

Kemudian, kata Arie, laba usaha hingga kuartal
III-2018 mencapai Rp 1,93 triliun, atau tumbuh signifikan 732% dibandingkan
perioe yang sama 2017 mencapai Rp 232,89 miliar.

Adapun
Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) naik
96% menjadi Rp 2,14 triliun dibandingkan kuartal III
/2017 sebesar Rp 1,09
triliun. Adapun nilai kas dan setara kas sebesar Rp 5,81 triliun.

Peningkatan
profitabilitas juga didukung tingkat efisiensi yang tercatat sebesar Rp 15,67
miliar pada kuartal III
/2018
atau 97% dari target efisiensi tahun 2018. Hingga kuartal III
/2018. Antam mencatat volume
produksi feronikel 19.264 ton nikel dalam feronikel (TNi), naik 21
% dibandingkan sembilan
bulan pertama 2017 sebesar 15.813 Tni
,” tungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

YKK AP Indonesia Hadirkan Jendela Alumunium ber-SNI Lewat Pembukaan Showroom di Medan

YKK AP Indonesia terus menghadirkan produk bahan bangunan unggulan yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebagai produsen bahan bangunan nasional...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img