Moneter.id – Jakarta – PT
Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) mencatatkan pertumbuhan aset menjadi sebesar
Rp19,4 triliun di tahun 2023.
Kata Direktur PT Bank IBK Indonesia Tbk Lee Dae
Sung, bahwa di tengah tantangan ekonomi, perseroan dinyatakan mampu
meningkatkan penyaluran kredit sebesar 16,5 persen secara year on year (YoY)
menjadi Rp9,4 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Rp8,1 triliun.
“Pertumbuhan kredit tersebut didukung rasio Non
Performing Loan (NPL) Gross yang masih sangat terjaga di angka 1,48 persen
dan NPL Nett 0,95 persen,” ujarnya belum lama ini.
Dari sisi liabilitas, katanya, Dana Pihak Ketiga (DPK)
turut mengalami peningkatan sebesar 6,13 persen menjadi Rp8,9 triliun
dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp8,4 triliun. Sejumlah kinerja itu
mengangkat laba bersih tumbuh menjadi Rp187 miliar atau naik 80 persen
dibandingkan tahun sebelumnya, yakni Rp103 miliar.
“Target jangka panjang kami untuk aset total adalah Rp50
triliun, dan profit itu adalah Rp1 triliun pada tahun 2030,” ujar Lee.




