Kamis, Januari 15, 2026

Asosiasi Sebut Tingkat Kredit Bermasalah Fintech Masih ‘Sehat’ di Tengah Pandemi Corona

Must Read

Moneter.id – Asosiasi
Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengungkapkan tingkat kredit
bermasalah atau non performing loan
(NPL)
financial technology
(Fintech) lending masih tergolong sehat di tengah
pandemi COVID-19.

“Untuk tingkat kredit bermasalah atau
NPL belum terlihat. Dari hasi survei tersebut, mayoritas anggota AFPI
menyatakan Tingkat Keberhasilan Bayar 90 Hari (TKB90) tercatat stabil,”
kata Ketua Harian AFPI
Kuseryansyah di Jakarta, Senin
(20/4/2020).

Kuseryansyah menjelaskan bahwa hingga
Februari 2020, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat TKB90 yang menjadi tolak
ukur industri fintech berada di angka 96,08
%
atau NPL 3,92
%.
Angka tersebut masih tergolong sehat untuk industri ini.

“COVID-19 sedikit banyak berpengaruh
terhadap rencana bisnis perusahaan, termasuk target seluruh anggota
penyelenggara Fintech P2PL. Pandemi COVID-19 juga dikhawatirkan membuat risiko
kegagalan pembayaran pinjaman berpotensi meningkat, sehingga akan semakin
memperketat mitigasi risiko atas pengajuan pinjaman-pinjaman baru,” kata
Kuseryansyah.

Menurutnya,
bahwa hal tersebut tentunya sangat dipertimbangkan oleh pihak pemberi pinjaman
di masing-masing penyelenggara Fintech lending.

Selain itu,
kata Kuseryansyah, bahwa AFPI akan terus
menjaga perannya untuk memperluas jangkauan pembiayaan bagi masyarakat di
Indonesia.

Perlu
dipahami bila pendapatan pada industri
fintech
lending adalah berasal dari fee atas
transaksi pinjam meminjam, sementara pendapatan bunga (dan denda) atas pinjaman
adalah milik pihak pemberi pinjaman
,”
paparnya.

Oleh karenanya, pendapatan penyelenggara
Fintech P2PL bergantung kepada jumlah nilai penyaluran pinjaman, sedangkan
terjadinya penyaluran pinjaman bergantung kepada kepercayaan pihak pemberi
pinjaman kepada kinerja platform penyelenggara Fintech lending.

Sementara, OJK
mencatat penyaluran pinjaman Fintech P2P Lending senilai Rp95,39 triliun atau
meningkat 225,58
%
dari tahun lalu (
yoy) hingga
akhir Februari 2020.

Dari sisi lender, sudah ada 630.003 entitas atau naik 156,83% yoy,
dan jumlah borrower 22.327.795
entitas, naik 267,17
% yoy.

Penyelenggara Fintech P2P Lending yang
terdaftar di OJK per Februari 2020 tercatat 161 perusahaan, dengan 25
diantaranya status berizin.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img