MONETER
– Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif (Kemenparekraf) mencatat potensial transaksi keseluruhan senilai 60
juta dolar AS dari 134.609 paket transaksi yang terjadi dalam pelaksanaan Asean
Tourism Forum dan Travex (Travel Exchange) 2023 pada 3-5 Februari 2023 di Hall
B & C Jogja Expo Center.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa, saya
mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas usaha yang
telah diberikan. Mari terus berjuang untuk kebangkitan ekonomi nasional
sekaligus terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya di sektor
parekraf,” kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.
Sementara itu, potensial transaksi untuk Paket
Indonesia meraih nilai hingga 15,8 juta dolar AS dari 83.686 paket transaksi.
Lalu, Dari penyelenggaraan Pameran Pariwisata Indonesia, Festival Kuliner dan
Pameran Industri Ekonomi Kreatif atau ajang B2C (Business to Consumer) pada 2-5
Februari 2023 yang diikuti oleh 205 peserta tercatat ada lebih dari 6.000
pengunjung serta mampu meraih transaksi sebesar Rp8.120.036.447.
Menparekraf Sandiaga menjelaskan Kemenparekraf
mencatat dampak penyelenggaraan ATF 2023 pada perekonomian lokal Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY) berupa dampak langsung senilai Rp 55.511.188.447.
Di mana, total dari dampak langsung, tidak langsung
dan induksinya mencapai Rp5.606.630.033.147 dengan persentase dampak pada
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) DIY mencapai 3,76% (mengacu pada angka
PDRB DIY 2021).
Travex digelar dengan format pertemuan B2B (Business
to business) antara pihak Buyer dan Seller/Exhibitor yang dihadiri oleh 115
buyer dari 29 negara dan 348 seller/exhibitor dari negara ASEAN. Mencakup
Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina,
Singapura, Thailand, dan Vietnam.




