Moneter.id – PT AXA Mandiri Financial Services
(AXA Mandiri) bekerja
sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dalam
mengimplementasikan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang
diinisiasi oleh Presiden Joko Widodo berdasarkan Instruksi Presiden No.
1/2017 mengenai percepatan dan sinergi tindakan dari upaya promotif dan
preventif hidup sehat, guna meningkatkan produktivitas penduduk, serta
menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan Indonesia.
Penandatanganan
program kerja sama GERMAS dilakukan oleh Direktur AXA Mandiri Rudi Nugraha
dan Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI
Imran Agus Nurali di kantor Kemenkes RI dengan protokol kesehatan yang
ketat.
“Kami
percaya AXA Mandiri dan Kemenkes RI memiliki tujuan mulia yang sama, yaitu
meningkatkan kesehatan dan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia agar
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di area kesehatan di masa depan juga dapat
tercapai. Di tengah pandemi ini, dengan sinergi yang kuat dan kolaborasi
yang baik antara AXA Mandiri dan Kemenkes RI, diharapkan masyarakat Indonesia
dapat terus terlindungi, serta semakin sadar akan pentingnya menjaga
kesehatan,” ujar Rudi Nugraha,
Direktur AXA Mandiri, Kamis (29/4).
Program
kerja sama dengan GERMAS menekankan pada aspek preventif-promotif (pencegahan
dan peningkatan edukasi kesehatan). Hal ini sejalan dengan visi AXA
Mandiri “From Payer to Partner”, dimana
perusahaan berperan lebih dari sekedar membayar klaim kepada nasabah, namun
menjadi mitra dalam menyediakan perlindungan kesehatan dan jiwa, serta
tujuan perusahaan yaitu bertindak demi kemajuan insan manusia dan
melindungi yang terpenting bagi mereka.
Ruang
lingkup sinergi dan kerja sama antara AXA Mandiri dan Kemenkes RI yang
direncanakan berjalan hingga tahun 2023 ini, antara lain meliputi: (1)
Edukasi kesehatan terkait GERMAS (2) Literasi Keuangan dalam mendukung
GERMAS (3) Penerapan GERMAS kepada karyawan AXA Mandiri (4)
Penyebarluasan Informasi kesehatan melalui berbagai kanal media
komunikasi AXA Mandiri dan Kemenkes RI, baik internal maupun eksternal.
“Melalui
GERMAS, kami harap masyarakat mendapat bekal yang lebih baik berupa edukasi
kesehatan dan literasi keuangan, sehingga mereka bisa meningkatkan
kualitas kesehatan, serta mengantisipasi risiko dengan bijaksana melalui
perencanaan keuangan dan solusi perlindungan yang tepat,” ujar Rudi Nugraha.
AXA
Mandiri bersama dengan entitas bisnis AXA lainnya di Indonesia pada 2017 pernah
menjalankan program GERMAS dan kegiatan dilakukan di berbagai kota antara
lain Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, dan Lampung. Kegiatan promosi
kesehatan (pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi kesehatan) tersebut
tidak hanya menyasar pada perempuan, anak-anak dan masyarakat umum, tetapi juga
meliputi kelompok masyarakat berkebutuhan khusus seperti anak dengan
autisme dan penyandang disabilitas. Kelompok ini diberikan dukungan
berupa peningkatan kreativitas, serta edukasi keuangan dasar agar mereka bisa
lebih mandiri di masa depan.
Selain
itu, Karyawan AXA Mandiri dengan latar belakang psikologi juga turut
berpartisipasi dalam program mental healing kepada para
korban bencana alam di Lombok, NTB dan Palu, Sulawesi Tenggara di 2018,
serta perusahaan mengirimkan obat-obatan di kedua lokasi tersebut beserta
relawan dokter yang merupakan karyawan AXA Mandiri untuk menurunkan
risiko kesehatan masyarakat paska bencana.
Kemenkes
RI menyambut kolaborasi GERMAS bersama AXA Mandiri ini dengan baik dan berharap
agar program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia,
tetapi juga menciptakan budaya kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk
berperilaku sehat jangka panjang, guna menciptakan bangsa Indonesia yang
lebih maju di masa depan.
“Kami
mengapresiasi komitmen AXA Mandiri untuk berkontribusi dalam mendorong
pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia. Semoga kerja sama GERMAS
ini akan menumbuhkan budaya pola hidup sehat jangka panjang, sehingga
masyarakat bisa lebih sehat dan produktif, yang akhirnya menopang
pembangunan negara,” tutup Imran
Agus Nurali, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
Kemenkes.




