Moneter.id – Jakarta – PT Bank Jabar Banten Syariah
(BJB Syariah) membukukan laba bersih Rp42,08 miliar di sepanjang kuartal III
2023.
“Kami bersyukur masih mampu tumbuh di tengah
tantangan ekonomi dalam negeri maupun global. Hal ini berkat kerja keras semua
pihak,” kata Kata Direktur Utama Bank BJB Syariah Adang A Kunandar di
Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Bank BJB Syariah juga berhasil menghimpun dana pihak
ketiga (DPK) sebesar Rp8,99 triliun pada kuartal III/2023 atau naik 5,73 persen
(year on year/yoy).
Adapun total aset dari Bank BJB Syariah per kuartal
III/2023 tercatat sebesar Rp12,33 triliun atau naik 10,6 persen dibandingkan
periode sama tahun lalu (yoy).
Jelas Adang, per September 2023, Bank BJB Syariah
berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp8,36 triliun atau tumbuh 14,67 persen
(yoy) dibandingkan periode sama tahun lalu.
“Pertumbuhan pembiayaan ditopang oleh pembiayaan
konsumer sebesar 65 persen, lalu segmen non UMKM produktif dengan proporsi
sebesar 21 persen sementara UMKM sebesar 14 persen,” paparnya.
Adang mengatakan Bank BJB Syariah tetap optimistis
bisa menyelesaikan sisa beberapa bulan terakhir tahun ini sehingga mampu
menutup kinerja tahun 2023 ini lebih baik dari tahun lalu.
“Hal ini juga didukung oleh kondisi ekonomi di
dalam negeri yang terus membaik dan dukungan dari pemerintah terhadap ekonomi
syariah yang terus tumbuh,” katanya.
Salah satu kunci yang diterapkan Bank BJB Syariah
adalah membangun kemitraan yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai
dari pemegang saham, pihak ketiga, maupun dengan para nasabah prioritas.
Di sisi layanan, lanjutnya, Bank BJB Syariah juga
terus memperkuat dan mengembangkan produk berbasis teknologi informasi.
Aplikasi Mobile Maslahah (mobile banking) yang dikembangkan Bank BJB Syariah
sudah mampu melayani berbagai kebutuhan nasabah mulai dari membuka rekening
baru secara online (Digital on Boarding), membuka tabungan haji dan mendaftar
haji, hingga berbagai pembayaran digital lainnya.




