Minggu, Maret 1, 2026

Bank Danamon Catat Laba Bersih Konsolidasi Setelah Pajak Sebesar Rp3,3 Triliun pada 2022

Must Read

MONETER
– PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan laba bersih konsolidasi setelah
pajak sebesar Rp3,3 triliun pada 2022. Laba ini meningkat110 persen dibandingkan
tahun sebelumnya. 
Pertumbuhan yang kuat tersebut ditopang oleh
kenaikan pendapatan bunga bersih dan penurunan biaya kredit atau
cost of credit.


Margin bunga bersih (net interest margin) naik 30 basis poin pada 2022 dibandingkan
dengan tahun lalu atau mencapai 8%. Sementara rasio biaya kredit (
cost of credit) membaik 200 basis poin
dibandingkan dengan tahun lalu menjadi 2,4%.


Danamon mencatat total penyaluran kredit mencapai
Rp146,7 triliun atau naik sebesar 12% pada 2022 dibanding dengan tahun lalu. 
“Pertumbuhan yang sehat ini didukung oleh
kredit perbankan komersial dan institusi keuangan (EBFI) dan kredit consumer
yang keduanya berhasil tumbuh 18% dibandingkan dengan tahun lalu,” kata
Direktur Keuangan PT Bank Danamon Indonesia Tbk Muljono Tjandra di Jakarta,
Rabu (15/2/2023).


Sementara, anak perusahaan perseroan, PT Adira
Dinamika Multi Finance Tbk, juga mencetak pertumbuhan pembiayaan sebesar 10%
dibandingkan dengan tahun lalu dimana pertumbuhan pembiayaan baru tahun 2022
mencapai 22%.


Danamon juga mencatatkan pertumbuhan Current Account Saving Account (CASA)
meningkat 12% pada 2022 dibandingkan dengan tahun lalu sehingga mencapai Rp81,3
triliun. Dengan demikian, rasio CASA menjadi 63,9% pada 2022 dari 59,1% pada
2021.


“Di tahun 2022, kami pun tetap konsisten
melanjutkan pengelolaan biaya operasional secara disiplin yang dibarengi dengan
investasi di area IT (teknologi informasi), digital branding dan sumber daya
manusia (SDM),” ujarnya.


Rasio kredit bermasalah atau non-performing loan
(NPL) di tahun 2022 turun menjadi 2,6% atau membaik 10 basis poin dibanding
dengan tahun sebelumnya. Rasio NPL
coverage
juga meningkat dari tahun lalu sehingga mencapai 231,8% pada Desember 2022.


Kemudian, rasio loan
at risk
(LAR) termasuk restrukturisasi COVID-19 turun sebanyak 340 basis
poin dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya sehingga menjadi 12,6% pada
2022.


Selain itu, rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
naik menjadi 92,1% yang menunjukkan tingkat likuiditas bank yang sangat baik.
Sedangkan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMN) konsolidasian berada
di posisi 26,3%.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img