Senin, Juli 27, 2026

Bank Saqu Bukukan Kredit Rp 8,6 Triliun, DPK Tembus Rp 8,9 Triliun pada Semester I 2026

Must Read

Bank Saqu mencatat pertumbuhan bisnis yang solid hingga pertengahan 2026. Bank digital milik Astra Financial dan WeLab tersebut membukukan peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan penyaluran kredit seiring bertambahnya jumlah nasabah yang memanfaatkan layanan keuangan digital perseroan.

Berdasarkan data per Juni 2026, Bank Saqu menghimpun DPK sebesar Rp 8,9 triliun. Sementara itu, penyaluran kredit melonjak 37,4% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp 8,6 triliun. Pertumbuhan pembiayaan didorong oleh kinerja segmen Bank Saqu Bisnis dan Digital, dengan basis nasabah yang kini telah melampaui 3,8 juta orang.

Pelaksana Tugas Presiden Direktur Bank Saqu Leka Madiadipoera mengatakan capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital yang ditawarkan perseroan.

“Kami melihat pertumbuhan ini sebagai wujud kepercayaan masyarakat akan solusi keuangan yang praktis, relevan, dan mampu mendukung berbagai tujuan finansial, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pengembangan usaha. Kepercayaan tersebut menjadi fondasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi nasabah,” ujar Leka dalam keterangan resminya, Jumat (24/7).

Selain memperkuat bisnis intermediasi, Bank Saqu juga terus memperluas ekosistem yang mendukung masyarakat produktif dan pelaku usaha. Perseroan mengembangkan Solopreneur Academy yang hingga kini telah diikuti sekitar 1.000 peserta untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha.

Di sisi lain, Bank Saqu juga menghadirkan Sunrise Society sebagai komunitas yang mendorong gaya hidup aktif dan produktif. Sejak diluncurkan pada Juli 2025, program tersebut telah menarik lebih dari 2.300 peserta yang membangun jejaring sekaligus berbagi inspirasi dalam mengembangkan produktivitas.

Perseroan turut memperkuat layanan digital melalui berbagai fitur pengelolaan keuangan, mulai dari bebas biaya administrasi bulanan dan transfer, hingga fitur tabungan seperti Saku Nabung, Saku Transaksi, Deposito Reguler, dan Tabungmatic yang membantu nasabah menabung secara otomatis sesuai target keuangan.

Untuk mendukung ekspansi dunia usaha, Bank Saqu Bisnis menyediakan layanan Internet Banking, Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, serta Kredit Kendaraan Bermotor yang ditujukan bagi korporasi maupun pelaku usaha skala kecil.

Leka menegaskan, pertumbuhan kredit yang dicatat Bank Saqu tetap mengedepankan kualitas aset melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin.

“Pertumbuhan kredit yang sehat didorong oleh meningkatnya kebutuhan pembiayaan dari pelaku usaha dan masyarakat produktif. Kami terus menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus menjaga kualitas pertumbuhan bisnis melalui penerapan prinsip kehati-hatian yang kuat,” katanya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

PTBA Jual 21,1 Juta Ton Batu Bara di Semester I 2026, Ekspor Tumbuh 5%

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional sepanjang semester I 2026 dengan realisasi penjualan batu bara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img