Moneter.co.id – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo) bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dalam pemanfaatan jaringan elektronik. Kolaborasi ini diharapkan bisa meningkatkan transaksi elektronik dan mendongkrak pendanaan.
Direktur Operasional Bank SulutGo, Welan T. Palilingan mengatakan kerja sama dengan BNI memungkinkan nasabah BSG bertransaksi di seluruh mesin electronic data captured (EDC) milik BNI. Jumlah EDC bank berlogo 46 itu mencapai 158.929 per Maret 2017.
Menurutnya, pemanfaatan jaringan EDC milik BNI membuat fitur layanan Bank SulutGo bertambah karena hingga saat ini perseroan tidak memiliki mesin EDC.
“Jadi kartu BSG bukan hanya sekedar kartu ATM buat mengambil uang tunai. Tapi juga bisa buat belanja sehingga mengurangi transaksi tunai,” ujarnya, Kamis (20/4).
Ia menambahkan kerja sama pemanfaatan mesin EDC BNI diharapkan bisa segera berjalan karena menjadi prioritas dari nota kesepahaman yang telah disetujui kedua belah pihak.
“Bank SulutGo juga menjajaki kerja sama bisnis lain dengan BNI antara lain club deal untuk kredit produktif, layanan pengiriman uang, hingga keagenan trade finance,” kata Welan.
Welan memproyeksi, peningkatan transaksi elektronik nasabah Bank SulutGo bakal mendorong pertumbuhan dana. Pasalnya secara umum, setiap satu hingga dua transaksi bakal mendongkrak tabungan hingga dua kali lipat. “Yang penting adalah menyediakan apa yang dibutuhkan nasabah. Kenaikan tabungan itu adalah akibat,” jelasnya.
Sepanjang tahun ini, Bank SulutGo menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 30,87% dari posisi 2016 sebanyak Rp7,94 triliun.
Selain memperkuat fitur transaksi, Bank Sulutgo juga berencana menambah 55 mesin anjungan tunai mandiri atau ATM baru serta mengganti 40 hingga 60 mesin ATM yang sudah ada. Adapun saat ini, jumlah ATM BSG mencapai 139 unit.
Rep.Hap




