Moneter.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank
Sumut) optimistis kinerjanya akan lebih baik dengan adanya tambahan penyertaan
modal yang disetujui DPRD Sumut sebesar Rp783,844 miliar untuk lima tahun.
Direktur Pemasaran PT Bank Sumut, Abdi Santosa
Ritonga, mengatakan, dengan adanya tambahan penyertaan modal, maka Bank Sumut
akan lebih leluasa dalam menjalankan bisnisnya termasuk kuat menghadapi
persaingan bank
“Dalam kinerjanya, Bank Sumut tidak hanya mengejar
kenaikan laba, tetapi juga berupaya memberi kontribusi besar seperti
menyalurkan Coorporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat dan
lingkungan di Sumut,” Abdi.
Menurutnya, tumbuh kembang Bank Sumut tidak terlepas
dari kontribusi masyarakat.
Dari Rp783, 844 miliar total penyertaan modal yang
disetujui DPRD Sumut, untuk di 2019 sebesar
sebesar Rp283,844 miliar. Tambahan modal itu antara lain digunakan untuk
meningkatkan ekspansi penyaluran kredit/pembiayaan, membuka jaringan kantor dan
lainnya yang semuanya untuk meningkatkan layanan kepada masayarakat.
Saat ini kinerja Bank Sumut terus mengalami
peningkatan seperti aset yang bertambah besar. Aset Bank Sumut di tahun 2018
sudah sebesar Rp28,109 triliun dan tahun 2019 ditargetkan naik 22,8 persen atau menjadi Rp34,506 triliun.
Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman menegaskan, DPRD
Sumut menyetujui penambahan penyertaan modal untuk semakin memajukan Bank
Sumut.
“Jangan berfikir ada sesuatu saat pengesahan
Perda Penambahan Modal Untuk Bank Sumut.DPRD Sumut sebelum menyetujui sudah
benar – benar memikirkan dan meminta Pemprov Sumut serius mengurus Bank
Sumut,” katanya.
Dengan semakin majunya Bank Pembangunan Daerah Atau
BPD Sumut itu, maka diharapkan semakin.memberi kontribusi besar kepada
masyarakat.




