Kamis, Januari 15, 2026

Bapenda Kota Tangerang Targetkan PAD 2023 Tembus Rp1,2 Triliun

Must Read

MONETER

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang menargetkan capaian Pendapatan
Asli Daerah (PAD) tahun 2023 sebesar Rp1,2 triliun berasal dari Pajak Bumi dan
Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah
dan Bangunan (BPHTB).


“Target PBB-P2 tahun 2023 sebesar Rp550 miliar serta Bea Perolehan Hak atas
Tanah dan Bangunan (BPHTB) yakni Rp715 miliar,” kata Kepala Bapenda Kota
Tangerang, Kiki Wibawa di Tangerang, Senin (13/2/2023).


Katanya, untuk memenuhi target capaian pendapatan maka Bapenda Kota Tangerang
menggelar Pekan Panutan Pajak 2023 mulai tanggal 13 – 17 Februari 2023.


Pekan Panutan Pajak merupakan upaya untuk meningkatkan partisipasi kewajiban
warga negara agar memenuhi kewajiban membayar dan melaporkan pajak kepada
negara. “Terlebih para Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi pelopor dan
panutan masyarakat dalam hal membayar pajak,” kata dia.


Pakan panutan pajak di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang akan dilaksanakan pada
tanggal 13 – 15 Februari 2023 dengan sasaran ASN dan di 13 kecamatan tanggal 13
– 17 Februari dengan target sasaran masyarakat umum.


“Dengan ini, Pemkot Tangerang melalui Bapenda lewat Pekan Panutan Pajak 2023
ini bisa mengajak seluruh PNS maupun pegawai Pemkot Tangerang lainnya untuk
menjadi contoh wajib pajak yang taat, dengan pembayaran pajak di awal,” kata
Kiki.


Ia menambahkan, pembayaran pajak akan meningkatkan penerimaan daerah sehingga
dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi, peningkatan pembangunan serta
kesejahteraan masyarakat.


“Jadi ayo, menjadi wajib pajak yang patuh bayar pajak di awal, dengan
turut serta pada Pekan Panutan Pajak 2023, atau memanfaatkan Mobil Pajak
Keliling kelurahan, loket pembayaran 13 kecamatan atau pembayaran online,” ajak
Kiki.


Sebagai informasi, Bapenda tengah memberikan program diskon hingga 31 Maret
mendatang seperti diskon SPPT-PBB-P2 sebesar 70 persen sampai dengan tahun
2014.


Penghapusan sanksi administratif SPPT PB-P2 sampai dengan tahun 2022,
pengurangan SPPT PBB-P2 tahun 2023 sebesar Buku II pengurangan 10 persen, Buku
III pengurangan enam persen, Buku IV pengurangan empat persen dan Buku V
pengurangan tiga persen.


Disamping itu, Bapenda juga menghadirkan pengurangan BPHTB sebesar 25 persen
dan penghapusan sanksi administratif Program Sertifikat Tanah PRONA/PTSL/PTKL.
Memaksimalkan program tersebut, Bapenda juga membuka loket bayar PBB di kantor
13 kecamatan, setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 15.00,
layanan ini berlangsung hingga 31 Maret mendatang.


Selain loket secara fisik, masyarakat juga bisa memanfaatkan pembayaran lewat
merchant atau e-commerce. Seperti, loket Bank BJB, aplikasi BJB Digi, aplikasi
Tangerang LIVE, Alfamart, Indomaret, Tokopedia, Bukalapak, Ovo, Qris hingga
Kantor POS.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img