Moneter.id – PT Barito
Pacific Tbk. (BRPT) akan mengalokasikan belanja modal senilai US$1,19 miliar
pada 2018-2020. Langkah ini dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik
petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun.
“Industri
petrokimia trennya selalu bertumbuh, walaupun di atas PDB sedikit. Jadi ketika
PDB 5%-an, kita masih bisa di atas itu,” kata Direktur Independen sekaligus CFO
Barito Pacific, David Kosasih di Jakarta, Kamis (19/7).
David menjelaskan,
perusahaan sedang menggarap sejumlah proyek petrokimia untuk dapat meningkatkan
kapasitas produksi. Hal ini dilakukan seiring dengan tingginya permintaan dan
konsumsi masyarakat.
“Meski
produk-produk kimia plastik kurang dikenal, sebetulnya bahan-bahan tersebut
digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kemasan sampo, makanan, dan
sebagainya,” ucapnya.
Ia menambahkan, hingga
2020, perseroan memiliki 6 proyek yang berhubungan dengan produk-produk
petrokimia. Dengan demikian, perusahaan akan menambah kapasitas produksi
sebesar 900.000 ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, dari 2017 sejumlah 3,3 juta
ton per tahun.
Total belanja
modal untuk pengembangan 6 proyek itu senilai US$1,19 miliar. “Status pendanaannya
ialah fully funded,” tegasnya.
(TOP)




